Puasa Sya’ban sebagai Latihan Spiritual Menuju Ramadhan
- by Komareta
- Editor Lalang Gumilang
- 18 Jan 2026
- Sungailiat
RRI.CO.ID., Sungailiat : Bulan Sya’ban menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk mempersiapkan diri secara spiritual sebelum memasuki Ramadhan.
Dalam tausiyah di program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Sungailiat, dr. Egha Zainur Ramadhani menekankan pentingnya memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban.
“Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal. Rasulullah Saw senang berada dalam keadaan berpuasa ketika amal itu diangkat. Ini isyarat bahwa puasa adalah latihan ruhani yang sangat penting,” ujar dr. Egha.
Menurutnya, kebiasaan berpuasa sebelum Ramadhan membantu menjaga konsistensi ibadah, sehingga semangat berpuasa tidak hanya tinggi di awal Ramadhan, tetapi tetap terjaga hingga akhir.
Salah seorang pendengar Pro 1 RRI Sungailiat, Pak Dul dari Pangkalpinang, menanyakan apakah puasa sunnah di bulan Sya’ban harus dilakukan penuh selama satu bulan atau boleh dilakukan di hari-hari tertentu saja.
Menanggapi hal tersebut, dr. Egha Zainur Ramadhani menjelaskan bahwa puasa Sya’ban tidak diwajibkan penuh, melainkan dianjurkan sesuai kemampuan masing-masing. Menurutnya, yang terpenting adalah konsistensi dan niat menjadikan puasa sebagai latihan spiritual.
“Tidak harus setiap hari. Bisa dimulai dengan puasa Senin-Kamis atau beberapa hari di pertengahan bulan. Yang utama adalah membiasakan diri agar saat Ramadhan datang, tubuh dan ruhani sudah siap,” jelasnya.