Alas Roban Hadirkan Teror Ritual Mistis Jawa Tengah

RRI.CO.ID, Sorong - Film horor Alas Roban hadir sebagai salah satu tontonan terbaru bioskop Indonesia yang mengangkat kisah mistis berbasis ritual dan legenda lokal. Film ini disutradarai Hadrah Daeng Ratu dan diproduksi oleh Falcon Pictures bekerja sama dengan Sky Media. Dengan klasifikasi usia R17+, film berdurasi sekitar satu jam 45 menit ini mulai tayang serentak di jaringan bioskop nasional pada 15 Januari 2026.

Cerita berpusat pada Sita, seorang ibu tunggal yang harus pindah dari Pekalongan ke Semarang setelah mendapat pekerjaan baru. Ia melakukan perjalanan malam bersama putrinya, Gendis, yang mengalami tunanetra. Dalam perjalanan tersebut, bus yang mereka tumpangi melewati jalur Alas Roban dan tiba-tiba terhenti di tengah hutan setelah kabut tebal turun secara mendadak.

Sejak kejadian itu, Gendis mulai menunjukkan perubahan sikap yang mengkhawatirkan. Ia kerap mendengar suara asing dan menggambar simbol-simbol tak dikenal. Sita yang panik kemudian mencari bantuan dari orang-orang terdekat, termasuk sepupunya dan seorang sopir ambulans setempat yang memahami cerita kelam di balik kawasan Alas Roban.

Terungkap bahwa kejadian tersebut berkaitan dengan sosok Dewi Raras, entitas gaib yang muncul akibat janji ritual lama yang dilupakan warga. Dalam kepercayaan setempat, anak dengan kepekaan tertentu diyakini mudah menjadi perantara kekuatan gaib. Demi menyelamatkan putrinya, Sita harus kembali menghadapi teror di Alas Roban dan mengikuti ritual yang penuh risiko.

Secara visual, film ini menampilkan suasana hutan Pantura yang gelap dan berkabut, dipadukan dengan efek suara dan kejutan yang intens. Tema konflik antara tradisi ritual dan kehidupan modern menjadi benang merah cerita, menjadikan Alas Roban tidak hanya menawarkan ketegangan, tetapi juga kisah emosional tentang pengorbanan seorang ibu.

Rekomendasi Berita