Capek Mental: Tanda-Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
- by Yusrin Eldani
- Editor Ade Ramli
- 19 Jan 2026
- Sintang
RRI.CO.ID, Sintang - Istilah “capek mental” kini semakin sering muncul dalam percakapan sehari-hari, terutama di kalangan mahasiswa dan generasi muda. "Capek mental" adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan perasaan lelah, stres, atau tidak berenergi secara mental. Namun, perlu diingat bahwa kesehatan mental adalah bagian penting dari kesehatan manusia secara menyeluruh.
Kesehatan mental berkaitan dengan kemampuan individu dalam berpikir jernih, mengelola emosi, menghadapi stres, serta menjalankan peran sosialnya. Kesehatan mental merupakan bagian penting dari kesehatan manusia secara menyeluruh. Ia berkaitan dengan kemampuan individu dalam berpikir jernih, mengelola emosi, menghadapi stres, serta menjalankan peran sosialnya. Ketika kesehatan mental terganggu, seseorang dapat mengalami penurunan konsentrasi, motivasi, dan produktivitas. Dampaknya tidak selalu tampak secara fisik, tetapi sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup dan keseharian seseorang.
Kesehatan mental perlu dipahami secara serius dan tidak dianggap sebagai tanda kurang bersyukur atau ketidakmampuan seseorang dalam menghadapi tekanan hidup. Capek mental tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena bisa semakin berat dan menyebabkan berbagai gangguan mental, seperti depresi, gangguan cemas, dan insomnia.
Tanda-Tanda Capek Mental:
1. Kelelahan yang berkepanjangan
2. Kesulitan konsentrasi dan fokus
3. Emosi yang tidak stabil (mudah marah, sedih, atau frustrasi)
4. Kurangnya motivasi dan minat
5. Gangguan tidur (insomnia atau terlalu banyak tidur)
6. Perubahan nafsu makan
7. Sakit fisik yang tidak jelas penyebabnya (kepala, otot, dll.)
8. Kesulitan membuat keputusan
9. Mengisolasi diri dari sosial
Penyebab Capek Mental:
1. Stres yang berkepanjangan
2. Kelebihan beban kerja atau tanggung jawab
3. Kurangnya waktu istirahat dan relaksasi
4. Konflik interpersonal atau masalah hubungan
5. Perubahan besar dalam hidup (pindah, kehilangan, dll.)
6. Kurangnya aktivitas fisik dan olahraga
7. Gangguan kesehatan mental (depresi, ansietas, dll.)
8. Kurangnya dukungan sosial
Cara Mengatasi Capek Mental:
1. Luangkan waktu untuk beristirahat dan melakukan aktivitas yang menyenangkan.
2.Berolahraga secara teratur untuk mengurangi stres dan meningkatkan mood.
3. Praktikkan meditasi dan mindfulness untuk mengurangi stres dan meningkatkan kesadaran.
4. Bergaul dengan teman dan keluarga, atau bergabung dengan kelompok dukungan.
5. Buat prioritas tugas dan fokus pada yang paling penting.
6. Batasi penggunaan teknologi dan media sosial untuk mengurangi stres.
7. Makan Seimbang dan Tidur Cukup
8. Jika gejala tidak membaik, cari bantuan dari profesional kesehatan mental.
Capek mental bukalah drama , melainkan sinyal bahwa seseorang sedang membutuhkan perhatian dan dukungan. Jangan abaikan kesehatan mental Anda.
Referensi :
https://hellosehat.com/mental/mental-lainnya/lelah-mental/
https://www.alodokter.com/capek-mental-ini-penyebab-gejala-dan-cara-mengatasinya
https://www.kompasiana.com/intansiti4899/696a543eed64156d33611634/memahami-kesehatan-mental-dan-gangguan-mental