Dinkes Batang Pastikan Belum Ada Kasus Super Flu
- by Pemkab Batang : Heri Kisyanto
- Editor Marnisa Nurdian Saritri
- 12 Jan 2026
- Semarang
KBRN, Batang
: Dinas Kesehatan(Dinkes) Kabupaten Batang memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus Super Flu di wilayah setempat. Hal itu ditegaskan Kepala Dinkes Kabupaten Batang, Ida Susilaksmi, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/1/2026).Ia menjelaskan, penyakit yang tengah menjadi perhatian publik ini disebabkan oleh Virus Influenza A (H3N2) Subclade K. Virus tersebut pertama kali ditemukan pada tahun 1968 di Hongkong.
Menurutnya, Super Flu memiliki gejala yang hampir mirip dengan flu biasa, namun cenderung lebih berat dan berisiko komplikasi. “Kalau flu biasa, demamnya tidak terlalu tinggi, tapi ketika terindikasi Super Flu, bisa mengalami demam tinggi lebih dari 38 derajat Celsius disertai batuk yang lebih lama,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan, namun tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan virus. Kelompok yang berisiko tinggi tertular antara lain balita, lanjut usia, serta penderita penyakit komorbid dan gangguan kekebalan tubuh.
Menurut Ida, gejala Super Flu pada dasarnya serupa dengan influenza pada umumnya, hanya saja berlangsung lebih lama. Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.
“Antisipasinya tingkatkan imunitas tubuh. Konsumsi gizi seimbang, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, kenakan masker ketika terserang flu serta terapkan etika batuk,” ujarnya.
Langkah pencegahan lainnya adalah vaksinasi influenza, terutama bagi balita dan lanjut usia. Namun demikian, Ida menyebutkan bahwa vaksin influenza saat ini masih bersifat berbayar.
Sementara itu, Kepala Seksi Surveilans Imunisasi dan Kejadian Luar Biasa Dinkes Batang, Khairunnisa, membenarkan, hingga kini belum ada temuan warga yang terjangkit Super Flu. “Untuk mengetahui warga yang terindikasi Super Flu, memang harus dilakukan pemeriksaan laboratorium secara khusus,” ucapnya.