Awal 2026, Harga Daging Sapi di Batang Stabil
- by Pemkab Batang : Heri Kisyanto
- Editor Marnisa Nurdian Saritri
- 9 Jan 2026
- Semarang
KBRN, Batang: Memasuki awal tahun 2026, harga komoditas daging sapi di Kabupaten Batang dipastikan tetap stabil dan berada dalam kategori normal pasca perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Berdasarkan pantauan di pasar-pasar utama, harga daging sapi masih bertahan di kisaran Rp125.000 per kilogram.
Kepala Bidang Perdagangan, Disperindagkop dan UKM Batang, Ekhwan mengatakan, kondisi harga di Pasar Batang dan Pasar Bandar masih wajar. Bahkan, telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pedagang besar untuk memastikan tidak ada lonjakan harga yang membebani masyarakat.
"Tadi sudah menghubungi pedagang daging di Pasar Batang sama Bandar, ternyata harganya masih stabil, belum ada tanda-tanda kenaikan. Konsumen masih bisa beli seharga Rp120 ribu hingga Rp125 ribu per kilogram," tegas Ekhwan saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (9/1/2026).
Menurutnya, berdasarkan hasil pantauan yang mengalami fluktuasi harga komoditas telur dan ayam potong, yakni Rp28 ribu dan Rp38 ribu per kilogramnya. "Sekarang telur ayam sama ayam potong malah menunjukkan penurunan secara signifikan sebesar Rp2 ribu," ungkapnya.
Ditemui secara terpisah, Kepala Bidang Peternakan, Dispaperta Kabupaten Batang, Muhammad Arif Ediyanto menyatakan, harga sapi hidup sampai saat ini belum menunjukkan kenaikan di pasaran. Terlebih, saat ini masih dalam suasana awal tahun, yang dirasa harga sapi hidup masih dalam kategori normal.
"Jika melihat harga daging di pasar antara Rp120 ribu hingga Rp125 ribu, harga untuk sapi hidup berkisar Rp12 juta per ekornya. Jadi, dipastikan tidak ada kenaikan harga sapi hidup di Batang saat ini," tegasnya.
Ia juga menyampaikan, untuk stok dipastikan aman karena Jawa Tengah merupakan salah satu sentra sapi, tentu para distributor akan mencukupi kebutuhan lokal terlebih dahulu. "Setelah daerah terpenuhi, jika ada sisa sapi baru bisa didistribusikan ke luar daerah," ujarnya.