Gang Hijau Baru Ilir Dorong UMKM Warga Berkembang

  • by Afriani
  • Editor Achmad Junaidi
  • 16 Jan 2026
  • Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan - Kreativitas warga Kelurahan Baru Ilir berhasil mengubah lahan sempit dan gersang menjadi gang hijau yang produktif serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Melalui Kelompok Wasiat Sejahtera 51, warga setempat kini mampu mengelola berbagai unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis lingkungan yang tumbuh dari pemanfaatan ruang terbatas di kawasan permukiman.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) Kampung Baru Ilir Indah dan Sejahtera (Kaliandra) yang diinisiasi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat berkelanjutan.

Ketua Wasiat Sejahtera 51 sekaligus Ketua Kader Posyandu, Siti Aminah, mengucap bahwa program Kaliandra awalnya berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat melalui pembenahan fasilitas Posyandu di lingkungan setempat.

Seiring berjalannya waktu, dukungan tersebut berkembang ke sektor lingkungan dan ekonomi warga. “Bantuan yang kami terima sangat beragam, mulai dari budidaya ikan lele, pembuatan lorong hijau, penanaman Tanaman Obat Keluarga atau TOGA, hingga pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Kami juga diajarkan mengelola sampah plastik dan mengubah sampah organik menjadi pupuk,” ujar Siti Aminah.

Saat ini, Wasiat Sejahtera 51 telah menghasilkan sejumlah produk unggulan yang telah dipatenkan, di antaranya jahe merah sebagai minuman herbal siap seduh, Kripik Manja berbahan pisang dengan rasa jahe, stik keju Brazil yang bahan bakunya berasal dari gang hijau, serta minuman saraba dan markisa tanpa bahan pengawet. Produk tersebut telah dipasarkan ke Puskesmas hingga kelompok PKK, dengan omzet kelompok ibu-ibu mencapai Rp4,4 juta per bulan.

Officer CSR & SMEPP PT KPI Unit Balikpapan, Denny Saputra Ramadhan, mengucap bahwa penentuan program CSR dilakukan melalui pemetaan sosial yang melibatkan perguruan tinggi serta diskusi kelompok terfokus bersama masyarakat. Menurutnya, pendekatan ini memastikan program yang dijalankan sesuai kebutuhan warga.

“Kami tidak hanya memberikan bantuan alat, tetapi juga melakukan pendampingan berkelanjutan. Ini meliputi pelatihan pengembangan produk, perbaikan kemasan, penguatan merek, hingga strategi pemasaran,” ujar Denny Saputra Ramadhan, Selasa (13/1/2026).

Memasuki tahun keempat pelaksanaan program Kaliandra, PT KPI Unit Balikpapan berencana mengintegrasikan aspek keamanan lingkungan dengan fokus pada mitigasi bencana longsor dan tanah bergerak. Langkah ini dilakukan dengan menggandeng kelompok Keluarga Tangguh Bencana agar kawasan tetap aman tanpa mengesampingkan penguatan ekonomi warga.

Melalui pengembangan berkelanjutan tersebut, kawasan Kaliandra diharapkan tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga menjadi lingkungan yang tangguh dan adaptif terhadap potensi bencana alam.


Rekomendasi Berita