Pasar Ikan Mina Restu Jadi Sentra Ekonomi Banyumas

KBRN, Banyumas: Pasar Ikan Hias Mina Restu Purwanegara, kini menjadi pusat perputaran ekonomi sektor perikanan di Kabupaten Banyumas. Pasar ini dikelola langsung oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (DKUMP) Kabupaten Banyumas.

Saat ini terdapat sekitar 78 pedagang yang aktif mengoperasikan lapak jualan di area pasar tersebut. Pengelola Pasar Ikan Hias Mina Restu Purwanegara, Ali Rokhman mengatakan sistem retribusi di pasar ini juga telah bertransformasi menggunakan layanan e-retribusi untuk memudahkan tata kelola administrasi.

"Ada 78 orang pedagang di sini. Sudah e-ret (e-retribusi) jadi istilahnya sudah langsung gitu loh, nggak seperti dulu manual," ujar Ali Rokhman.

Sederet prestasi telah diraih pasar ini, hingga menyabet gelar juara tingkat nasional selama dua tahun berturut-turut. Pasar Ikan Mina Restu tercatat pernah meraih juara satu dan juara dua dalam ajang kompetisi pasar ikan nasional.

Jenis ikan yang ditawarkan juga beragam, mulai dari jenis Koki, Glofish, hingga predator seperti Arwana. Untuk harga, ikan hias kecil dijual mulai dari Rp 2.000 per ekor, sementara paket ekonomis dibanderol Rp 10.000 untuk enam ekornya.

Salah satu penjual bernama Soleh mangatakan, bahwa varian Arwana menjadi koleksi kelas atas dengan harga Arwana Brazil berkisar antara Rp 125.000 hingga Rp 200.000. Sedangkan jenis paling prestisius adalah Arwana Super Red yang harganya mencapai kisaran Rp 2.500.000 hingga Rp 2.700.000.

"Kalau Arwana yang paling murah Brazil, ya 125 sampai 200-lah. Kalau ini Super Red itu 2,5 (juta), ada yang 2,7 (juta), itu paling mahal," ungkap Soleh.

Fasilitas di pasar ini dinilai sudah cukup lengkap dengan adanya penyediaan listrik melalui genset dan perbaikan drainase. Aktivitas perdagangan pun menjangkau luar daerah seperti Banjarnegara hingga Majenang dengan puncak keramaian pada sore hari.

Konsumen mengaku betah menghabiskan waktu di pasar ini sebagai sarana relaksasi atau self-healing di tengah kesibukan kuliah. Meski demikian, Chiquita salah satu pembeli berharap agar area pasar dapat diperluas lagi, demi kenyamanan pengunjung saat melihat-lihat koleksi ikan.

"Betah karena buat healing dan buat refreshing otak gitu setelah pusing sama mata kuliah. Mungkin lebih diperluas lagi ya biar melihatnya tuh enak nggak deket-deketan," ucap Chiquita.

Keberadaan Pasar Ikan Mina Restu diharapkan terus berkembang menjadi ikon wisata edukasi dan ekonomi kreatif bagi masyarakat Banyumas. Sinergi antara pedagang dan pemerintah menjadi kunci utama dalam menjaga predikatnya sebagai pasar ikan hias berprestasi di tingkat nasional. (Muhamad Saepul Saputra)

Rekomendasi Berita