Mengenal Alat Peras Kelapa Tradisional

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Alat peras kelapa tradisional merupakan salah satu perlengkapan dapur yang telah lama digunakan masyarakat Indonesia. Alat ini berfungsi untuk memeras parutan kelapa agar menghasilkan santan. Biasanya, alat peras kelapa dibuat dari kayu atau besi sederhana dan dioperasikan secara manual tanpa bantuan listrik.

Disadur dari Winarno, F. G. Teknologi Pengolahan Pangan Tradisional. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, cara penggunaan alat peras kelapa tradisional cukup mudah. Parutan kelapa diletakkan di dalam wadah, kemudian ditekan menggunakan tuas atau ulir hingga santan keluar. Proses ini membutuhkan tenaga tangan, tetapi hasilnya dinilai lebih alami karena santan tidak tercampur bahan lain.

Keunggulan alat peras kelapa tradisional terletak pada kemampuannya menghasilkan santan yang kental. Tekanan yang diberikan dapat diatur sesuai kebutuhan, sehingga santan yang dihasilkan sesuai dengan jenis masakan. Hal ini sangat penting dalam pembuatan masakan tradisional yang mengandalkan kualitas santan.

Selain fungsinya dalam pengolahan makanan, alat peras kelapa tradisional juga mencerminkan nilai budaya. Penggunaan alat ini menunjukkan kearifan lokal dalam memanfaatkan sumber daya yang ada. Di beberapa daerah, alat peras kelapa bahkan masih digunakan sebagai bagian dari tradisi memasak keluarga.

Di tengah perkembangan alat modern, keberadaan alat peras kelapa tradisional tetap relevan. Alat ini hemat biaya, mudah dirawat, dan ramah lingkungan. Melestarikan penggunaannya berarti turut menjaga cita rasa masakan khas Nusantara serta warisan budaya yang bernilai.

Rekomendasi Berita