Kue Pelangi Jasa Boga, Inovasi Jajanan Pasar Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Pelaku UMKM Palembang terus berinovasi melestarikan kuliner tradisional melalui kemasan modern. Hal ini tercermin dalam program Teras UMKM - Lokak Kito di Pro 4 RRI Palembang, Senin, 12 Januari 2026.

Owner Kue Pelangi Jasa Boga, Ika Febrianti, menghadirkan jajanan pasar dengan tampilan kekinian. Inovasi ini membuat makanan tradisional tetap diminati lintas generasi. “Jajanan pasar sering dianggap kuno, padahal bisa dikemas menarik dan disukai anak muda,” ujar Ika. Menurutnya, tampilan dan warna menjadi kunci daya tarik produk.

Kue Pelangi Jasa Boga mengolah jajanan pasar menjadi ukuran mini dengan warna beragam. Produk unggulannya antara lain puding apel, pai buah mini, lemper, dan bolu gulung. “Kami berani bermain warna, tetapi tetap menggunakan pewarna makanan halal,” kata Ika. Ia menegaskan kualitas dan keamanan pangan menjadi prioritas utama.

Usaha ini berdiri sejak 2016 dan dikelola bersama keluarga. Seluruh proses produksi dilakukan secara mandiri dengan sistem pemesanan terlebih dahulu. “Produksi kami berbasis pesanan agar kualitas tetap terjaga,” jelas Ika. Pada akhir pekan, pesanan biasanya meningkat signifikan.

Satu tampah jajanan pasar dijual seharga Rp250 ribu dengan isi 100 potong. Konsumen dapat memilih maksimal lima jenis kue sesuai selera.

Selain kue tampah, Kue Pelangi Jasa Boga juga menyediakan snack box. Harga disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran pemesan.

“Snack box kami mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000 per paket. Pemesanan minimal ditetapkan sebanyak 30 kotak," jelas Ika.

Dari sisi perizinan, usaha ini telah berbadan hukum CV dan bersertifikat halal. Ika menyebut legalitas penting untuk menjaga kepercayaan konsumen. “Kami ingin konsumen merasa aman dan nyaman dengan produk kami,” katanya. Usaha ini juga sering menjadi penyedia konsumsi instansi dan BUMN jika sedang ada acara seremonial.

Ika menjelaskan, pemasaran dilakukan secara daring melalui Instagram dan TikTok. Strategi ini dinilai efektif menjangkau konsumen dalam dan luar daerah.

“Online lebih cepat dan biayanya terjangkau. Bahkan, pesanan kerap datang dari luar kota untuk dikirim ke keluarga yang berada di Palembang," bebernya.

Ke depan, Ika berharap dapat membuka toko offline dan Ia juga berkomitmen mempertahankan konsistensi kualitas dan pelayanan. “Semoga Kue Pelangi Jasa Boga terus berkembang dan tetap dipercaya masyarakat,” kata Ika mengakhiri.

Rekomendasi Berita