Pentingnya Branding Strategis Bagi Pertumbuhan UMKM Lokal

RRI.CO.ID, Palembang - Di tengah gempuran pasar digital, banyak pelaku UMKM di Sumatera Selatan mulai menyadari pentingnya identitas produk. Namun, sebuah kekeliruan mendasar masih sering terjadi: menyamakan antara logo dengan strategi branding yang mendalam.

Hal ini menjadi sorotan Ari Derta, pemilik Epicscheme Digital Branding, saat mengisi sesi Teras UMKM di Pro 4 RRI Palembang, Minggu, 11 Januari 2026. Menurutnya, meski kesadaran pelaku usaha meningkat, masih banyak yang terjebak pada pemahaman visual semata tanpa menyentuh esensi strategi.

Ari menjelaskan, brand adalah identitas baku yang tertanam di benak konsumen, sementara branding adalah proses dinamis untuk membentuk persepsi tersebut.

“Banyak pelaku UMKM masih menyamakan istilah brand dan branding. Kesalahpahaman ini membuat strategi pemasaran sering tidak berjalan optimal. Brand bersifat tetap, namun branding bersifat dinamis melalui program dan komunikasi berkelanjutan,” ujar Ari.

Sejak berdiri pada 2022, Epicscheme telah mendampingi berbagai klien, mulai dari individu profesional hingga korporasi dan perbankan. Di sektor UMKM, sentuhan branding ini mulai membuahkan hasil pada produk kopi, minuman lokal, hingga pempek. Kuncinya bukan sekadar menjual, melainkan membangun cerita yang membuat konsumen datang dengan sendirinya.

Ari menekankan bahwa proses membangun nilai sebuah produk tidak bisa dilakukan secara instan. Di agensinya, proses analisis identitas hingga penentuan posisi pasar biasanya memakan waktu satu hingga dua bulan.

Terkait tren penggunaan promosi masa kini, Ari memberikan catatan khusus mengenai fenomena viralitas. Ia mengingatkan bahwa popularitas sesaat tanpa fondasi nilai yang kuat justru bisa menjadi bumerang bagi pemilik usaha.

“Penggunaan influencer harus disertai pemahaman nilai brand agar tepat sasaran. Branding berkelanjutan dinilai lebih berdampak dibanding viral jangka pendek,” tegasnya.

Melalui pendampingan yang fokus pada pesan dan strategi komunikasi, Ari berharap UMKM lokal tidak hanya dikenal karena namanya, tetapi dicintai karena makna dan nilai yang dibawa oleh produk tersebut.

Rekomendasi Berita