Angkringan Rumah Rakit Limas Hidupkan Wisata Musi Palembang

KBRN, Palembang: Angkringan Rumah Rakit Limas A3 resmi beroperasi di kawasan Sungai Musi Palembang sejak awal 2026. Usaha ini mengusung konsep modernisasi rumah limas terapung berbasis pelestarian budaya lokal.

Angkringan tersebut dikelola PT Ketek Wisata A3 Palembang bersama mitra pelaku usaha lokal. Lokasinya berada di kawasan 9/10 Ulu dekat Jembatan Ampera dan Sungai Musi.

Angkringan berlokasi di Jalan Pantai Musi depan Masjid Al-Ghazali dan Klenteng Kwam Im. Lokasi tersebut memudahkan wisatawan menikmati panorama Sungai Musi dari kawasan Ulu.

Co-founder PT Ketek Wisata A3 Alfarishi mengatakan konsep ini memperkenalkan kembali Palembang sebagai kota sungai.“Kami ingin masyarakat menikmati budaya sambil bersantai di atas Sungai Musi.”

Pernyataan tersebut disampaikan Alfarishi saat dialog Program Teras UMKM-Lokak Kito Radio Pro 4 Palembang. Program tersebut membahas penguatan UMKM yang berada di sekitar Kota Palembang.

Bangunan rumah limas terapung memadukan struktur tradisional dengan sentuhan desain modern fungsional. Renovasi dilakukan tanpa menghilangkan nilai sejarah yang melekat pada rumah limas Palembang.

Sebagian material lama tetap dipertahankan sebagai simbol warisan budaya Palembang. “Nilai budaya harus dijaga meski konsep disesuaikan perkembangan zaman” ujarnya.

Angkringan ini beroperasi dua puluh empat jam melayani pengunjung dari berbagai kalangan. Menu didominasi kuliner khas Palembang seperti pindang pempek dan makanan tradisional.

Selain kuliner pengunjung dapat menikmati layanan wisata sungai menggunakan armada ketek wisata. Perjalanan meliputi rute Sungai Musi hingga Pulau Kemaro dengan tarif terjangkau.

Menurut Alfarishi aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan wisata. “Kami lengkapi armada dengan pelampung asuransi dan awak berpengalaman” ungkapnya.

Kehadiran angkringan ini diharapkan mendorong pertumbuhan wisata kawasan Ulu Palembang. “Kami ingin generasi muda bangga dan ikut melestarikan budaya Palembang” kata Alfarishi.

Rekomendasi Berita