Kulit Dimsum: Peluang Bisnis yang Menjanjikan

KBRN, Palembang: Usaha UMKM kulit dimsum sedang menjadi tren di Indonesia, terutama di Sumatera Selatan. Kulit dimsum adalah bahan baku penting dalam pembuatan makanan seperti siomay, pangsit, dan gyoza. Permintaan kulit dimsum terus meningkat seiring dengan menjamurnya bisnis kuliner.

Anca merupakan owner Kulit Dimsum Wahid pada saat Dialog Program UMKM Bicara di PRO 1 RRI Palembang pada Senin (5/1/2026), mengungkapkan perjalanan usahanya yang telah dirintis selama enam tahun.

“Kulit dimsum ini sebenarnya sudah enam tahun. Empat tahun kita bersama dengan orang, lalu dua tahun terakhir kita bikin usaha sendiri dengan nama Wahid,” ujar Anca.

Ia menekankan, proses belajar menjadi fondasi utama sebelum terjun ke dunia usaha. “Awalnya kita belajar dulu. Ketika sudah paham dan merasa siap, baru kita coba buka bisnis,” katanya.

Anca juga menjelaskan perbedaan antara kulit dimsum dan kulit gyoza, mulai dari bahan baku, ketebalan, hingga tekstur saat dimasak. Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar produk dapat digunakan sesuai kebutuhan konsumen.

Selain itu, Kulit Dimsum Wahid memiliki tujuh turunan produk dengan metode pembuatan dan teknik yang berbeda.Terkait harga, Anca menegaskan bahwa pihaknya selalu menjaga kualitas produk sehingga pelanggan merasa puas. “Untuk harga, alhamdulillah pelanggan tidak pernah komplain karena sesuai dengan kualitas yang kami berikan,” ujarnya.

Dari sisi pemasaran, Anca menyebutkan bahwa jangkauan distribusi produknya kini semakin luas. “Pengiriman sudah ke seluruh Sumatera, selain Palembang, seperti ke Bangka juga,” tutupnya.


Rekomendasi Berita