Pemkab Kobar Perkuat Sinergi Digitalisasi Perbankan dengan Bank Kalteng

RRI.CO.ID, Pangkalan Bun - Dalam upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah yang modern dan transparan, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (

Kobar) menerima kunjungan kerja dari Senior Executive Vice President (SEVP) IT & Digital Service PT Bank Kalteng. Pertemuan strategis ini berlangsung di Ruang Rapat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kobar pada Senin (12/1/2026).

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kobar, M. Nursyah Ikhsan, mengatakan dalam kunjungan tersebut, digitalisasi perbankan adalah kunci dalam optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menekankan pentingnya sinergi teknologi dalam pelayanan publik untuk meningkatkan efisiensi.

"Digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan untuk memastikan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Dengan dukungan Bank Kalteng melalui penguatan solusi digital dan integrasi kanal layanan, kami optimis PAD Kotawaringin Barat akan semakin optimal. Hal ini juga memberikan kemudahan serta keamanan bagi masyarakat dalam bertransaksi secara non-tunai," ujar M. Nursyah Ikhsan.

Pertemuan ini fokus pada beberapa poin utama, di antaranya:

  1. Penguatan Solusi Digital: Koordinasi berkelanjutan untuk memastikan infrastruktur teknologi Bank Kalteng mampu menjawab kebutuhan spesifik layanan publik di Kobar.
  2. Optimalisasi PAD: Memaksimalkan produk dan layanan digital perbankan sebagai kanal pembayaran pajak dan retribusi guna meningkatkan efisiensi pemungutan PAD.
  3. Pembahasan Ekspansi: Pembahasan peluang pengembangan potensi bisnis dan layanan perbankan di wilayah kerja Bank Kalteng Cabang Pangkalan Bun.
  4. Integrasi Kanal Layanan: Upaya sentralisasi kanal layanan Pemerintah Daerah agar transaksi non-tunai dapat berjalan lebih aman, cepat, dan terintegrasi dalam satu sistem yang handal.
  5. Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI: Implementasi konkret atas rekomendasi BPK RI melalui penguatan sinergi antara pihak perbankan dan Pemerintah Daerah guna memastikan kepatuhan dan akuntabilitas keuangan.

Sementara itu, Nursyah menyebut komitmen Bank Kalteng untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah melalui inovasi layanan digital dapat meminimalisir kebocoran anggaran. Dampaknya, masyarakat memperoleh kemudahan dalam bertransaksi secara non-tunai.

"Sinergi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan performa keuangan daerah, tetapi juga mendukung terciptanya ekosistem ekonomi digital yang lebih inklusif di Kabupaten Kotawaringin Barat," ucapnya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita