Haul Kyai Gede, Bupati Kotawaringin Barat Serukan Keteladanan

KBRN, Pangkalan Bun: Haul Kyai Gede digelar di Makam Kyai Gede pada Minggu (11/1/2026) dan dihadiri langsung oleh Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah. Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan diikuti ratusan jemaah dari berbagai kalangan masyarakat.

Haul tersebut diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama untuk mengenang jasa-jasa Kyai Gede sebagai ulama besar yang memiliki peran penting dalam penyebaran dan pengembangan ajaran Islam di wilayah setempat. Acara diisi dengan pembacaan tahlil, doa, serta tausiah keagamaan.

Dalam sambutannya, Bupati Kobar Hj. Nurhidayah menegaskan bahwa haul merupakan tradisi positif yang harus terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat.

“Kegiatan haul yang sedang kita laksanakan ini merupakan sebuah tradisi yang baik, dalam rangka mengenang, mendoakan, tanda bakti dan terima kasih kita kepada orang tua, para pendahulu kita yang telah berjasa besar, baik bagi agama, masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kyai Gede merupakan sosok ulama yang patut dijadikan teladan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bersikap maupun berakhlak. Menurutnya, nilai-nilai yang diwariskan Kyai Gede masih sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak hadirin sekalian untuk dapat meneladani beberapa nilai kehidupan yang telah diwariskan oleh ulama kita Kyai Gede. Mari kita teladani sikap hidup beliau yang tetap tawadhu, rendah hati, meski telah memiliki penguasaan ilmu agama yang sangat luas,” kata Hj. Nurhidayah.

Lebih lanjut, Bupati Kobar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam memperkuat pendidikan keagamaan, khususnya pendidikan Islam. Ia menilai peran pesantren dan majelis taklim sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda.

“Saya juga ingin mengajak semua elemen masyarakat untuk dapat mendukung dan bekerjasama dengan berbagai pihak, terutama dengan pihak yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan Islam, seperti pondok-pondok pesantren dan majelis taklim,” tuturnya.

Menurut Hj. Nurhidayah, penguatan pendidikan agama menjadi pondasi utama agar generasi mendatang memiliki akhlak yang kuat dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.

Ia berharap, melalui peringatan haul ini, nilai-nilai keilmuan dan akhlakul karimah yang diajarkan Kyai Gede dapat terus disebarluaskan di tengah masyarakat. “Melalui momentum haul Kyai Gede ini, mari kita sebarkan ilmu yang bermanfaat, akhlak yang mulia, pribadi yang santun dan toleran, sebagaimana yang beliau ajarkan,” ucapnya.

Selain sebagai kegiatan keagamaan, haul ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga dan tokoh masyarakat. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu memperkuat persatuan dan kesatuan umat.

“Marilah kita bersatu-padu memberikan sumbangan terbaik bagi kemajuan bangsa dan negara, serta membangun tatanan masyarakat berilmu sebagai ciri bangsa yang berdaya saing dan mampu memberikan kontribusi pada pembangunan peradaban dunia yang lebih baik,” kata Hj. Nurhidayah. (Dsy/ Diskominfo Kobar)

Rekomendasi Berita