KBRN, Padang: Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi saat ini. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi mengatakan, pelaku usaha didorong untuk mampu menerapkan digitalisasi salah satunya melalui program UMKM Champions.
Fauzan menjelaskan pada program tersebut, pihaknya fokus melakukan pendampingan kepada UMKM, salah satunya pendampingan oleh tenaga profesional di bidang digitalisasi. Melalui program tersebut, pelaku usaha diharapkan mampu menciptakan produk yang unik dan mampu bersaing di pasaran.
“Kebetulan yang ikut mendampingi ini adalah yang sudah-sudah mapan dan sudah cukup terkenal baik medianya. Termasuk yang mendampingi kita itu ada Arizi utama melalui Pluzi Academy, yang juga mendampingi UMKM di bawah Pemprov Sumbar. Lalu juga ada Icoonity, kelompoknya Witbox. Ada OASE Academy, ini punyanya Infosumbar,” kata Fauzan Ibnovi, Senin (12/1/2026).
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM Kota Padang, Rice Rizana mengaku terbantu dengan adanya program UMKM Champions ini. Dengan pendampingan yang diberikan, ia terpacu menciptakan produk unik dan bermakna, hingga mampu memasarkan di pasar digital.
“Selain diberi pendampingan, kami juga dilombakan ya. Hal ini yang membuat saya termotivasi memproduksi produk yang syarat makna, jadi unik gitu. Selain itu, penjualan sekarang sudah beralih ke e-commerce, sudah ada keranjang kuningnya," ujarnya.