Wapres Tinjau Bencana Tanah Bergerak di Semarang

  • 15 Feb 2026 05:59 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung lokasi terdampak bencana tanah bergerak di Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Semarang. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar perlindungan masyarakat menjadi fokus utama dalam penanganan bencana

Di lokasi, Wapres meninjau langsung kondisi wilayah terdampak dan berdialog dengan warga yang kini mengungsi. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama.

“Yang paling penting keselamatan nomor satu, kemarin tidak ada korban, tidak ada yang luka-luka, itu yang paling utama. Saya lihat tadi banyak anak-anak, ada bayi juga, hati-hati,” kata Wapres Sabtu, 14 Februari 2026.

Selain memeriksa kondisi fisik lokasi, Wapres memastikan kesiapan posko pengungsian, mulai dari ketersediaan makanan hingga layanan kesehatan. Ia meminta aparat setempat menjamin seluruh warga terdampak mendapatkan kebutuhan dasar secara layak dan memadai.

“Bu Lurah, Pak Camat, pastikan di pengungsian makan tiga kali sehari. Harus ada posko kesehatan juga, jangan sampai ada yang sakit,” ujarnya.

Wapres juga mengingatkan bahwa musim hujan belum berakhir, sehingga potensi pergerakan tanah harus terus diwaspadai. Untuk itu, ia meminta warga tetap berada di lokasi aman dan mematuhi arahan pemerintah daerah serta petugas di lapangan.

“Untuk relokasi dan langkah selanjutnya, nanti segera dicarikan solusi oleh Pak Gubernur dan Bu Wali Kota. Bapak-Ibu, mohon jangan bolak-balik ke rumah lama, kita tidak tahu sejauh mana tanah ini akan bergerak,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga terdampak, Supriyadi, menceritakan rumahnya mulai mengalami pergeseran sekitar dua pekan lalu. Kini ia bersama keluarga mengungsi di musala terdekat.

Meski menghadapi cobaan berat, ia tetap bersyukur karena aktivitas sehari-harinya masih berjalan. “Sekolah alhamdulillah lancar, masih bisa diantar seperti biasa,” katanya.

Ia juga tetap bekerja sebagai teknisi servis AC secara freelance. “Masih bisa kerja,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....