WHO: Penanganan Kusta Harus Dilakukan Secara Kolektif
- by Anggi Larasati
- Editor Syahrudi, S.S.
- 17 Jan 2026
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Duta Besar Kehormatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Pemberantasan Kusta, Yohei Sasakawa, menegaskan komitmennya dalam upaya memberantas penyebaran penyakit kusta di Indonesia.
Melalui Sasakawa Health Foundation (SHF), ia menekankan bahwa upaya memerangi kusta harus dilakukan secara kolektif dengan mengubah cara pandang masyarakat, khususnya dengan menghapus anggapan bahwa kusta merupakan penyakit kutukan.
βYang terpenting adalah mengobati dan membebaskan orang-orang ini dari diskriminasi serta memberikan simpati. Saya juga berharap kita dapat bersama-sama melakukan pendekatan yang tepat demi menghilangkan kusta,β ujar Yohei Sasakawa, Kamis (15/1/2026).
Ia mengatakan, penyebaran kusta diperparah oleh minimnya edukasi kepada masyarakat bahwa penyakit tersebut dapat disembuhkan dan tidak mudah menular.
Sasakawa menaruh perhatian besar terhadap penyebaran kusta di Indonesia, mengingat Indonesia masih berada di posisi tiga besar negara dengan jumlah penderita kusta terbanyak di dunia.