Maraknya Manipulasi Suara dengan AI

  • by
  • Editor Joko Saputra
  • 18 Jan 2026
  • Medan

RRI.CO.ID, Medan - Kemajuan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dinilai semakin memudahkan praktik manipulasi digital yang berisiko disalahgunakan. Dosen sekaligus praktisi digital, Rahmadani, S.Kom., M.Kom menyebut AI kini mampu meniru suara dan memodifikasi identitas seseorang dengan tingkat kemiripan yang sangat tinggi.

Rahmadani mengatakan teknologi AI dapat mempelajari pola dan intonasi suara seseorang lalu menghasilkan ucapan baru yang berbeda dari aslinya.

“Pola suara bisa dipelajari komputer. Suaranya tetap sama tapi isi ucapannya bisa dibuat berbeda. Bahkan suaranya suara kita, tapi orangnya orang lain,” ujar Rahmadani.

Rahmadani menyebut kemampuan tersebut berpotensi disalahgunakan untuk kepentingan negatif, seperti penipuan dan fitnah, terlebih jika identitas seseorang sudah banyak tersebar di ruang digital.

“Kalau data kita sudah tersebar di internet seperti gambar atau video sangat mudah dimanipulasi. Kita tidak ngomong apa-apa, tapi bisa dibuat seolah-olah kita mengatakan sesuatu,” kata Rahmadani.

Rahmadani mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membagikan konten pribadi di media sosial sebagai langkah pencegahan.

“Yang paling sederhana adalah mengurangi unggahan yang sifatnya pribadi, terutama yang berkaitan dengan keluarga dan anak,” ucap Rahmadani.

Rekomendasi Berita