Spam Call Semakin Meresahkan Masyarakat

  • by
  • Editor Joko Saputra
  • 16 Jan 2026
  • Medan

RRI.CO.ID, Medan - Gangguan telepon tidak dikenal atau yang lebih dikenal dengan istilah

spam call kini semakin marak dan meresahkan masyarakat.

Dosen dan praktisi digital, Rahmadani, S.Kom., M.Kom. mengatakan

spam call bermula dari informasi tidak diinginkan yang memenuhi ruang penyimpanan pesan. Jika di awal era internet gangguan ini hanya ditemukan di email, kini polanya menjadi lebih agresif melalui telepon langsung.

"Spam call itu hampir sama dengan konteks

spam, jadi informasi-informasi yang masuk ke kita, tapi kita tidak menginginkan itu. Kita enggak mengenal yang menelepon siapa, dari mana, tujuannya apa, tiba-tiba menawarkan sesuatu," ucap Rahmadani.

Rahmadani menyebut motif dari pelaku

spam call didominasi oleh aspek ekonomi, mulai dari telemarketing hingga upaya penggalian data pribadi secara ilegal.

"Pelaku spam call menawarkan jasa seperti telemarketing. Jadi prinsip dasarnya, pelaku ingin mengambil keuntungan berdasarkan informasi yang didapatkan dari kita langsung," kata Rahmadani.

Rahmadani mengimbau masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan jika menerima telepon dari nomor yang tidak dikenal. Penggunaan aplikasi untuk mendeteksi panggilan telepon dapat membantu masyarakat untuk mendeteksi spam call.

"Yang paling aman itu sebenarnya menolak, jangan mengangkat panggilan telepon, dibiarkan berdering atau langsung menolak panggilan. Bisa juga menggunakan aplikasi pihak ketiga yang bisa memberi tahu nomor spam berdasarkan laporan pengguna lain," ujar Rahmadani.

Rekomendasi Berita