Anggaran Desa Menyusut, Desa Diminta Mandiri Tingkatkan PAD

RRI.CO.ID, Malinau - Dana Desa dan Alokasi Dana Desa di Malinau menurun pada tahun anggaran berjalan. Pemerintah daerah meminta desa mandiri meningkatkan Pendapatan Asli Desa.

Pengurangan anggaran terjadi menyusul kebijakan pusat terkait efisiensi anggaran. Dampaknya, Dana Desa dan ADD di daerah ikut menurun.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Malinau, Fiteriady mengatakan, penurunan ADD mencapai sekitar 30 hingga 40 persen dari tahun sebelumnya. Meski demikian, pemda tetap menjaga agar kegiatan desa tidak terhenti.

“Kami tetap prioritaskan bagaimana supaya ADD ini mendukung program inovasi daerah. Supaya kegiatan di desa tidak mandeg,” kata Fiteriady, Kamis (15/1/2026) di Kantor Bupati Malinau.

Ia meminta desa tidak hanya bergantung pada Dana Desa dan ADD. Desa didorong menggali sumber Pendapatan Asli Desa secara berkelanjutan.

“Desa tidak boleh hanya bergantung pada Dana Desa dan ADD, tetapi harus meningkatkan PAD. Salah satu contoh nih, di Desa Melinau Kota sekarang kan mereka membuka kolam pemancingan,” ujar Fiteriady.

Inisiatif tersebut dinilai membantu menambah pendapatan desa. Menurutnya, kemandirian fiskal menjadi kunci keberlanjutan pembangunan desa.

Ia juga menekankan pentingnya keselarasan program desa dengan kebijakan nasional di tengah penyusutan Dana Desa. Program yang sejalan akan memudahkan evaluasi dan dukungan pemerintah pusat.

Pemda berkomitmen mendampingi desa mengembangkan potensi lokal. Upaya tersebut diharapkan memperkuat PAD dan menjaga kesinambungan pembangunan.

Rekomendasi Berita