RunnerUp Puteri Indonesia Sulsel 2026 Berbagi Kisah di Pro1RRI
- by Andi Arfan Yusri
- Editor Charnila Kandi
- 15 Jan 2026
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Keberhasilan Laylyn Dwy Fajriany meraih gelar First Runner Up Puteri Indonesia Sulawesi Selatan 2026 menjadi kisah inspiratif yang penuh makna. Perjalanan tersebut ia bagikan saat hadir sebagai narasumber dalam program Obsesi di PRO1 RRI Makassar, edisi Rabu, 14 Januari 2026, yang dipandu oleh Arfan Yusri. Dalam perbincangan hangat itu, Laylyn menceritakan pengalaman berharga yang ia lalui sejak proses seleksi hingga malam penentuan ajang bergengsi tersebut.
Laylyn mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam Puteri Indonesia bukan sekadar tentang penampilan, melainkan proses pembentukan karakter dan mental. “Ajang ini berlangsung pada bulan November 2025 kemarin,kebetulan saya Adalah sepuluh besar finalis yang membawa nama kabupaten Bone. Selama dua pejkan karantina mengajarkan saya untuk lebih mengenal diri sendiri, mengelola emosi, bersosialisai dengan lainnya dan tetap percaya diri dalam setiap situasi,” ujar Laylyn.
Laylyn juga menuturkan tantangan yang ia hadapi selama masa karantina. Jadwal padat, tuntutan performa, serta tekanan kompetisi menjadi ujian tersendiri. “ Berat diawal tapi saya memilih untuk menjadikannya sebagai motivasi dan bekal berharga bagi saya nanti. Capek itu pasti, tapi saya selalu ingat tujuan awal saya datang, yaitu membawa nama baik kabupaten Bone untuk Sulawesi Selatan,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Tak hanya soal kompetisi, Laylyn menekankan pentingnya dukungan dari keluarga, sahabat, dan tim pendukung. “ Support doa orang tuaku dan semangat dari orang-orang terdekat menjadi energi besar yang menguatkan saya. Tanpa dukungan mereka, saya mungkin tidak bisa berdiri sejauh ini. Walau hanya finish di tiga besar sudah sangat bersyukur sekali,tentu sebagai capaian luar biasa di tahun 2025 dan tentu cambuk kedepan,” tutur Mahasiswi semester dua Unhas ini.
Laylyn yang sedari kecil terjun ke dunia Modelling ini bercita - cita ingin menjadi seorang pramugari kelak juga berbagi pesan tentang makna kecantikan yang sesungguhnya. Ia percaya bahwa kecantikan sejati terpancar dari sikap, kepedulian, dan keberanian untuk berkontribusi bagi masyarakat. “Cantik itu bukan hanya soal fisik, tapi bagaimana kita bisa memberi dampak positif dan menjadi inspirasi bagi orang lain,apa yang menjadi tugas saya setahun kedepan ini tentu semoga bermanfaat yaitu mendorong generasi muda Gen Zini lebih berkarakter budaya kita,” katanya.
Menutup perbincangan, Laylyn berharap pengalamannya di ajang pemilihan puteri indonesia ini dapat memotivasi generasi muda lain diluar sana, khususnya perempuan Sulawesi Selatan, untuk berani bermimpi dan berusaha. “Pesan saya jangan takut mencoba dan jangan menyerah pada keadaan. Apa yang telah saya raih sekarang bukanllah instan namun sebuah perjalanan panjang yang belum berakhir. Ambil setiap kesempatan yang datang,jalanin saja dulu selalu percaya pada proses, karena setiap langkah kecil akan membawa kita lebih dekat pada mimpi,” pungkas Laylyn.