Red Bull Siapkan Jalur Panjang Pengembangan Isack Hadjar

RRI.CO.ID, Kendari - Kepala tim Red Bull, Laurent Mekies, menegaskan bahwa promosi Isack Hadjar ke tim utama pada musim Formula 1 2026 bukan sekadar penghargaan atas performa masa lalu, melainkan awal dari proses pembentukan jangka panjang yang lebih besar.

Isack Hadjar akan naik kelas dari Racing Bulls untuk mendampingi Max Verstappen, menyusul musim debut F1 yang penuh tantangan namun berakhir dengan catatan positif. Meski sempat mengalami insiden di lap formasi Grand Prix Australia akibat kondisi lintasan basah, pembalap Prancis itu menunjukkan ketangguhan mental dengan bangkit dan secara konsisten meraih poin sepanjang musim. Puncaknya adalah podium perdananya di Zandvoort.Keputusan Red Bull untuk menunjuk Isack Hadjar diumumkan jelang seri pamungkas di Abu Dhabi. Ia menggantikan Yuki Tsunoda, yang kini dialokasikan sebagai pembalap cadangan dan penguji bagi Red Bull serta Racing Bulls.Laurent Mekies menilai perkembangan Hadjar sepanjang 2025 sebagai sesuatu yang sangat menonjol. Menurutnya, fondasi awal yang dimiliki Isack Hadjar sejak awal musim sudah berada pada level tinggi, namun yang lebih penting adalah laju peningkatan performanya dari satu balapan ke balapan berikutnya.Red Bull, kata Laurent Mekies, tidak hanya melihat potensi mentah, tetapi juga kapasitas pembalap muda untuk berevolusi. Ia mencontohkan bagaimana banyak juara dunia di masa lalu mencapai puncak melalui proses bertahap, dengan terus menambahkan elemen baru dalam gaya balap mereka seiring pengalaman bertambah.Hal serupa, menurutnya, juga terlihat pada Isack Hadjar. Sepanjang musim, Isack Hadjar menunjukkan kemampuan melakukan hal-hal di dalam mobil yang sebelumnya belum ia kuasai, bahkan hanya beberapa seri sebelumnya.Menatap musim 2026, Red Bull tidak memasang target instan bagi Isack Hadjar. Laurent Mekies menegaskan bahwa kehadiran Isack Hadjar di tim utama dipandang sebagai titik awal baru dalam perjalanan kariernya.Red Bull berharap Isack Hadjar terus berkembang, terus memberi dampak, dan secara konsisten menunjukkan kemajuan dari tahun ke tahun. Bagi tim, proses ini tidak berhenti di musim kedua, tetapi merupakan proyek jangka panjang yang dapat berlanjut hingga musim-musim berikutnya.

Rekomendasi Berita