Sejarah Singkat BMW, Pabrikan Mobil Asal Jerman

KBRN, Jember : Bayerische Motoren Werke AG, atau disingkat BMW, adalah produsen mobil dan sepeda motor mewah asal Jerman yang memiliki sejarah panjang dan kaya. Didirikan pada tahun 1916, awalnya perusahaan ini tidak berfokus pada mobil, melainkan pada mesin pesawat terbang. BMW didirikan dari penggabungan tiga perusahaan, yang utamanya adalah

Rapp Motorenwerke. Pada awalnya, BMW memproduksi mesin pesawat untuk militer Jerman selama Perang Dunia I. Logo ikonik BMW, yang sering disalahpahami sebagai baling-baling pesawat, sebenarnya melambangkan warna bendera Bavaria (putih dan biru) yang disusun melingkari baling-baling, mengingat mesin pesawat adalah produk awalnya.

Setelah Perang Dunia I berakhir, Perjanjian Versailles melarang Jerman memproduksi mesin pesawat. Hal ini memaksa BMW beralih fokus, pertama-tama ke rem kereta api dan kemudian sepeda motor. Sepeda motor pertama BMW, R32, diluncurkan pada tahun 1923 dan segera mendapatkan reputasi untuk kualitas dan inovasi. BMW secara resmi memasuki industri mobil pada tahun 1928 dengan mengakuisisi perusahaan mobil bernama Automobilwerk Eisenach yang memproduksi mobil Dixi. Mobil pertama yang dijual dengan lencana BMW adalah BMW 3/15 PS, yang merupakan versi lisensi dari Dixi. Era sebelum Perang Dunia II melahirkan model-model sport ikonik, seperti BMW 328 pada tahun 1936, yang membuktikan kemampuan teknik BMW di lintasan balap. Namun, selama Perang Dunia II, perusahaan kembali memproduksi mesin pesawat dan kendaraan militer.

Perang membawa kehancuran besar pada fasilitas produksi BMW. Setelah perang, divisi kendaraan roda empat BMW di bawah kontrol Soviet dan kemudian dinasionalisasi di Jerman Timur, sementara kantor pusat di Munich harus membangun kembali. Pada awalnya, mereka fokus pada model mobil besar nan mewah seperti BMW 501 dan 502. Namun, pada pertengahan 1950-an, BMW menghadapi krisis keuangan yang parah. Mereka mencoba memproduksi mobil kecil yang lebih terjangkau, seperti Isetta (dikenal sebagai mobil gelembung), tetapi tidak cukup untuk menyelamatkan perusahaan. Puncaknya pada tahun 1959, BMW hampir diakuisisi oleh pesaing utama mereka, Daimler-Benz (Mercedes-Benz).

Penyelamatan BMW terjadi berkat suntikan dana dari keluarga Quandt dan peluncuran model "Neue Klasse" (Kelas Baru) pada tahun 1962. Model-model ini, seperti BMW 1500 dan kemudian seri 02 (termasuk ikon BMW 2002), adalah sedan sport ukuran sedang yang sukses besar dan mendefinisikan citra BMW sebagai produsen mobil performa. BMW terus berinovasi dalam teknologi dan desain, menjadi pelopor dalam berbagai bidang, termasuk pengembangan divisi performa tinggi BMW M dan ekspansi ke segmen SUV dengan seri X. Saat ini, BMW adalah pemimpin global dalam segmen premium, terus mengembangkan kendaraan listrik dan hibrida sambil mempertahankan filosofi inti mereka, "

Sheer Driving Pleasure".
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita