Ketua TP PKK Lumajang: Peran Keluarga, Fondasi Generasi Emas
- by Pemkab Lumajang : Ridwan Effendy
- Editor Gandi Lukmanto
- 9 Jan 2026
- Jember
KBRN, Lumajang: Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Kecamatan Kunir kembali menorehkan capaian positif dalam upaya peningkatan kualitas keluarga dan tumbuh kembang anak. Melalui rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak November hingga Desember 2025, sebanyak 157 orang tua dari delapan desa dinyatakan lulus dan mengikuti wisuda SOTH.
Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa SOTH merupakan program strategis yang menyentuh langsung inti pembangunan manusia, yakni keluarga. Menurutnya, keluarga adalah unit terkecil masyarakat yang memiliki peran besar dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
“Keberhasilan SOTH tidak hanya diukur dari kelulusan, tetapi dari bagaimana orang tua mampu menerapkan pola asuh yang tepat dalam kehidupan sehari-hari. Orang tua adalah sekolah pertama bagi anak,” ujar Dewi Natalia, Kamis (9/01/2025).
Ia mengapresiasi komitmen para orang tua, khususnya ibu balita, yang telah mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran SOTH dengan penuh semangat. Materi yang diberikan, mulai dari optimalisasi tumbuh kembang balita, pemahaman 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pentingnya gizi seimbang, hingga pengasuhan positif, dinilai sangat relevan dalam upaya pencegahan stunting dan pembentukan karakter anak sejak dini.
Dewi Natalia juga menekankan bahwa wisuda SOTH bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari penerapan ilmu di lingkungan keluarga. Ia mendorong para orang tua untuk terus konsisten menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh demi menciptakan lingkungan rumah yang aman, penuh kasih, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Pelaksanaan wisuda SOTH di Kecamatan Kunir dibagi dalam tiga tahap, baik secara mandiri di desa maupun terpusat di Pendopo Kecamatan Kunir. Pembagian ini menunjukkan tingginya antusiasme dan kesiapan desa-desa dalam mendukung program peningkatan kualitas pengasuhan anak.
“Melalui SOTH, kita sedang menyiapkan fondasi kuat bagi terwujudnya Generasi Emas 2045. Anak-anak yang tumbuh dari keluarga yang sadar gizi, sadar pengasuhan, dan penuh nilai-nilai positif akan menjadi aset besar bagi masa depan Lumajang dan Indonesia,” pungkasnya. (Kominfo-lmj/Ard)