Cegah Stunting Dimulai dari Rumah, SOTH Kunir Dorong Peran Seimbang Orang Tua untuk Tumbuh Kembang Anak


KBRN, Lumajang: Keberhasilan upaya pencegahan stunting sangat ditentukan oleh keterlibatan aktif seluruh anggota keluarga. Hal tersebut ditegaskan Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, dalam Wisuda Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) yang digelar di Pendopo Kecamatan Kunir, Selasa (6/1/2026).

Menurut Dewi Natalia, keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, peran ayah dan ibu dinilai sama pentingnya dalam membentuk pola asuh, pemenuhan gizi, serta kebiasaan hidup sehat yang berpengaruh langsung terhadap pencegahan stunting.

“Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh partisipasi aktif seluruh anggota keluarga. Peran ayah dan ibu harus berjalan seiring dalam menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” tegasnya.

Melalui Program SOTH, para orang tua dibekali pemahaman mengenai pola asuh yang sehat dan penuh perhatian, pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak masa kehamilan, serta menjaga kesehatan lingkungan keluarga. Dewi Natalia menekankan bahwa pengetahuan tersebut akan berdampak nyata apabila diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh anggota keluarga.

Ia menjelaskan bahwa pencegahan stunting tidak dapat dibebankan hanya kepada ibu. Keterlibatan ayah dalam pengasuhan, pengambilan keputusan keluarga, hingga dukungan terhadap pemenuhan gizi anak menjadi faktor penting dalam menciptakan keluarga yang sehat dan tangguh.

“Ketika ayah dan ibu memiliki pemahaman yang sama, anak akan tumbuh dalam lingkungan yang lebih sehat, aman, dan mendukung,” tambahnya.

Dewi Natalia juga mengapresiasi antusiasme para peserta Wisuda SOTH Kecamatan Kunir yang telah mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran. Menurutnya, semangat belajar orang tua menjadi modal penting dalam membangun generasi yang lebih berkualitas.

Melalui Wisuda SOTH ini, TP PKK Kabupaten Lumajang berharap terbangun kesadaran bersama bahwa pencegahan stunting merupakan tanggung jawab keluarga secara utuh. Dengan keterlibatan ayah dan ibu yang seimbang, diharapkan terwujud generasi Lumajang yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan. (MC Kab. Lumajang/Ard/An-m)

Rekomendasi Berita