Isra Mi’raj dan Peran Masjid sebagai Pusat Peradaban
- by Siti Chairiyah
- Editor Aris Basuki
- 18 Jan 2026
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Radio Republik Indonesia (RRI) melalui Programa 1 FM 91,2 MHz menyiarkan acara Mutiara Pagipada Minggu, 18 Januari 2026, pukul 05.00–06.00 WIB. Siaran ini mengangkat tema “Isra Mi’raj: Masjid Pusat Peradaban” dengan menghadirkan narasumber H. M. Yusuf Shandy, Lc., serta dipandu oleh host Yuzsha Andes.
Dalam pemaparannya, H. M. Yusuf Shandy menjelaskanbahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha. Peristiwa ini menjadi tonggakpenting dalam sejarah Islam karena pada momen tersebutditetapkan kewajiban salat lima waktu sebagai fondasipembentukan keimanan, kedisiplinan, dan peradaban umat.
Ia menegaskan, Isra Mi’raj juga mengajarkan makna strategismasjid sebagai pusat kehidupan umat. Masjid tidak hanyaberfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga sebagaipusat pendidikan, dakwah, sosial, serta pembinaan nilai-nilaikemasyarakatan.
Dalam sesi interaktif, pendengar Bapak Deddy di Jakarta Barat menanyakan bagaimana memanfaatkan masjid agar tidak hanya digunakan sebagai tempat salat. Menanggapi haltersebut, H. M. Yusuf Shandy menyampaikan bahwa masjid perlu dihidupkan dengan berbagai kegiatan produktif, sepertikajian keislaman, pendidikan generasi muda, pemberdayaanekonomi umat, serta kegiatan sosial yang bermanfaat bagimasyarakat sekitar.
Sementara itu, pendengar Ibu Narti di Ciledug menanyakanpelajaran penting dari perjalanan Isra Mi’raj. Menurut H. M. Yusuf Shandy, Isra Mi’raj mengajarkan nilai ketaatan, kesabaran, serta pentingnya menjaga salat sebagai tiangagama dan sarana pembentukan akhlak serta spiritualitasumat.
Menutup pemaparannya, H. M. Yusuf Shandy mengajak umatIslam untuk menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai bahanrefleksi diri, dengan menghidupkan masjid melalui ibadah yang berkualitas dan aktivitas yang bermanfaat bagi sesama. Ia berharap masjid dapat kembali menjadi pusat peradabanyang melahirkan masyarakat beriman, berilmu, dan peduliterhadap lingkungan sosialnya.
Acara Mutiara Pagi disiarkan secara langsung melaluiPrograma 1 RRI sebagai bagian dari komitmen RRI dalammenghadirkan siaran edukatif, inspiratif, dan menyejukkanbagi masyarakat luas.