AS Bentuk Blok Mineral Kritis Lawan Tiongkok
- 06 Feb 2026 12:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Washington — Pemerintahan Trump mengumumkan rencana membentuk blok perdagangan mineral kritis bersama sekutu dan mitranya.Blok ini menggunakan tarif untuk menjaga harga minimum, dilansir dari AP News, Jumat, 6 Februari 2026.
Langkah tersebut bertujuan melindungi dari dominasi Tiongkok atas mineral penting. Mineral penting tersebut dibutuhkan untuk berbagai produk, mulai dari jet tempur hingga ponsel pintar.
Wakil Presiden JD Vance mengatakan perang dagang AS–Tiongkok menunjukkan ketergantungan global pada mineral kritis. Oleh karena itu, ia menilai diperlukan tindakan kolektif untuk memberikan kemandirian bagi negara-negara Barat.
Blok perdagangan ini diharapkan menjamin akses Amerika terhadap kekuatan industri domestik sekaligus memperluas produksi mineral kritis di seluruh zona. Pertemuan di Washington dihadiri pejabat dari Eropa, Asia, dan Afrika.
Pemerintahan Republik berupaya memperkuat pasokan mineral kritis setelah Tiongkok membatasi alirannya sebagai respons atas tarif Trump. Meskipun terjadi gencatan sementara, batasan Tiongkok tetap lebih ketat dibanding sebelum Trump menjabat.
Beberapa negara telah menandatangani blok perdagangan ini untuk menjamin harga stabil, serta memberi akses ke pembiayaan dan mineral kritis. Vance menekankan bahwa Tiongkok selama ini menggunakan taktik menjual material dengan harga murah untuk melemahkan para pesaing.
Setelah itu, Tiongkok menaikkan harga dan mencegah pembangunan tambang baru di negara lain. Sementara itu, harga di zona perdagangan preferensial akan tetap konsisten.
Tujuan blok ini adalah menciptakan pusat produksi beragam serta rantai pasokan yang stabil. Tiongkok menentang pembentukan blok ini karena dianggap merusak tatanan ekonomi internasional.
Tantangan utama bagi blok ini adalah mencegah negara anggota membeli mineral murah dari Tiongkok secara diam-diam. Pentagon dapat mengatur kontraktor pertahanan terkait sumber mineral, tetapi hal ini lebih sulit untuk produsen kendaraan listrik dan pabrikan lain.
Sekutu seperti Jepang menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif AS dan siap bekerja sama untuk keberhasilannya. Uni Eropa, Jepang, dan Meksiko sepakat mengembangkan kebijakan perdagangan yang terkoordinasi.
Mereka juga akan menetapkan harga minimum guna mendukung rantai pasokan mineral kritis di luar Tiongkok. Selain itu, DPR AS yang dikuasai Partai Republik menyetujui RUU untuk mempercepat pertambangan di tanah federal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....