Komite Teknis Palestina Mulai Kelola Gaza Pascaperang
- by Wilda Arifati
- Editor Mosita
- 17 Jan 2026
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Kairo — Komite teknokrat Palestina yang dibentuk untuk mengelola Gaza pascaperang secara resmi memulai tugasnya. Pertemuan perdana komite tersebut digelar di Kairo pada Jumat (16/1/2026), dilansir dari Xinhua.
Ketua komite, Ali Abdel Hamid Shaath, menyatakan bahwa komite tersebut beranggotakan 15 orang. Ia menegaskan komite akan bekerja selama masa transisi dua tahun dengan fokus utama pada penanganan isu kemanusiaan di Jalur Gaza.
Shaath menjelaskan bahwa prioritas utama komite adalah memberikan bantuan darurat. Perawatan mendesak akan difokuskan pada kelompok paling rentan, terutama perempuan, anak-anak, dan warga yang sakit.
Selain menjalankan ketentuan dalam rencana perdamaian, komite juga bertujuan meringankan krisis kehidupan yang dialami masyarakat Gaza akibat konflik berkepanjangan. Sebagai langkah awal, komite merencanakan penyediaan sekitar 200.000 unit hunian prefabrikasi bagi warga terdampak.
Shaath juga mengusulkan rencana tiga tahun untuk menangani puing-puing perang, termasuk mengubur sebagian material di lepas pantai Gaza. Ia menargetkan rekonstruksi menyeluruh yang diharapkan dapat membuat Gaza bangkit dan menjadi lebih baik dalam tujuh tahun ke depan.
Ia menegaskan komite tersebut bukanlah kekuatan militer, melainkan badan profesional yang mengandalkan keahlian dalam bidang administrasi dan rekonstruksi. Komite ini dibentuk bersamaan dengan pengumuman dimulainya fase kedua rencana perdamaian Gaza oleh Amerika Serikat.
Pembentukan tersebut juga mendapat dukungan resmi dari Kepresidenan Palestina. Di sisi lain, Hamas menyatakan kesiapan untuk menyerahkan pengelolaan Gaza kepada komite dan berkomitmen memfasilitasi pelaksanaan tugasnya.