Debut Kodo Design Baru pada Mazda CX-5 2026
- by I Gusti Agung Yuda Prawira
- Editor Hikmat Raharjo Oetomo
- 10 Nov 2025
- Denpasar
KBRN, Denpasar : All-New Mazda CX-5 generasi ketiga akhirnya melakukan debut global di Japan Mobility Show 2025, memamerkan sebuah evolusi desain Kodo yang diklaim menuju fase berikutnya. Meskipun sekilas tampak serupa, SUV ini hadir dengan perbedaan signifikan, terutama pada dimensi dan detail eksterior.
Di bagian depan, ia masih mempertahankan perisai Kodo Shield khas Mazda yang kini dihiasi warna silver satin, dipadukan dengan lampu proyektor berbentuk L. Desain fender yang cenderung maju menciptakan ilusi visual kap mesin yang lebih panjang, memastikan proporsi keseluruhan tetap terlihat elegan dan proporsional meskipun mobil ini kini secara keseluruhan menjadi lebih panjang dan lebih tinggi.
Perubahan paling menonjol dari CX-5 baru terlihat di bagian belakang dan interior. Desain lampu belakang mengadopsi garis desain "dua digit" dan menghilangkan logo wing tradisional Mazda, menggantinya dengan tulisan "MAZDA" yang lebih elegan.
Di dalam kabin, interior didominasi oleh layar sentuh berukuran 15,6 inci yang masif, menggantikan hampir semua tombol fisik, kecuali tombol hazard. Meskipun perubahan ini modern, ada catatan kritis terhadap pemilihan material di prototipe ini, di mana banyak bagian dasbor dan panel pintu yang menggunakan plastik keras, membuat kesan premiumnya sedikit berkurang dibandingkan generasi sebelumnya.
Namun, perbaikan terbesar terletak pada kenyamanan dan kepraktisan, terutama di baris kedua. Mazda mengklaim ruang baris kedua kini hampir 7 cm lebih lebar dan menawarkan legroom yang sangat lega, disebut mencapai sekitar 20 cm, berkat peningkatan panjang mobil yang kini mencapai hampir 4,7 meter. Kemudahan akses masuk dan keluar juga ditingkatkan berkat bukaan pintu yang lebih lebar dan footwell yang lebih rendah.
Peningkatan dimensi ini juga berimbas pada ruang bagasi yang lebih besar dan lantai pemuatan yang dibuat lebih rendah, mempermudah pengguna memasukkan barang bawaan. Model yang dipamerkan di Japan Mobility Show merupakan versi spesifikasi Eropa yang dibekali mesin 2.500 cc hybrid. Untuk pasar Indonesia, diperkirakan akan tetap mengandalkan mesin Skyactiv-G 2.500 cc non-hybrid.
Secara keseluruhan, Mazda CX-5 generasi ketiga ini menunjukkan pergeseran fokus yang signifikan. Dari yang sangat berorientasi pada sensasi berkendara, kini juga menargetkan kenyamanan dan kelapangan kabin, terutama untuk penumpang belakang. Meskipun demikian, Mazda menjanjikan bahwa penyetelan ulang suspensi dan sasis akan membuat mobil ini terasa lebih halus dan tetap mempertahankan karakter berkendara khas Mazda yang disukai penggemar.