Berburu Bubur Bali di CFD Renon Denpasar
- by Anak Agung Ayu Mirah Dwiyanti
- Editor Ni Putu Nirawati
- 13 Jan 2026
- Denpasar
KBRN, Denpasar: Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Lapangan Renon, Denpasar, memberikan dampak yang luas bagi masyarakat. Selain menciptakan ruang bebas kendaraan bermotor yang membantu menekan polusi udara, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk menjajakan produknya kepada pengunjung.
Digelar pada pagi hari, CFD kerap dimanfaatkan warga untuk berolahraga sekaligus mencari sarapan. Setelah beraktivitas, pengunjung biasanya menyusuri area CFD untuk menikmati beragam pilihan kuliner yang tersedia.
Meski berbagai makanan kekinian dan jajanan viral ikut meramaikan CFD Renon, makanan tradisional tetap memiliki peminat. Salah satunya adalah bubur Bali yang hampir selalu menjadi incaran pengunjung. Cita rasa khas dan kehangatan bubur membuatnya cocok disantap di pagi hari, terutama setelah berolahraga.
Bubur Bali disajikan dengan bahan-bahan sederhana seperti sayuran, kacang-kacangan, serta racikan bumbu tradisional Bali. Kesederhanaan inilah yang justru menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang merindukan cita rasa lokal.
Salah satu pedagang bubur Bali, Warung Ria Bubur Bali, mengaku rutin berjualan di CFD Renon setiap minggu.
“Setiap minggu berjualan, kecuali sabeh (hujan),” ujarnya. Ia menuturkan bahwa awalnya belum ada pedagang bubur di lokasi tersebut.
Menurutnya, ide berjualan bubur Bali muncul setelah mendapat saran dari sang menantu. Ia pun memulai dengan melakukan survei terlebih dahulu sebelum akhirnya memutuskan berjualan.
“Sudah lebih dari satu setengah tahun berjualan di sini. Antusias masyarakat tinggi, jadi pasti habis,” ungkapnya.
Kisah Warung Ria Bubur Bali menjadi gambaran keberadaan CFD Renon Denpasar tidak hanya menjadi ruang aktivitas masyarakat, tetapi juga memberi peluang nyata bagi UMKM lokal. Di tengah gempuran tren kuliner modern, bubur Bali tetap bertahan sebagai pilihan sarapan favorit warga.