BYD Salip Tesla di Pasar EV

  • by
  • Editor Ahmad Rival Kasim
  • 8 Jan 2026
  • Batam

KBRN, Batam: Dilansir dari BBC, Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, resmi menggeser Tesla sebagai penjual mobil listrik terbesar di dunia. Ini menjadi pertama kalinya BYD unggul dalam penjualan tahunan dibandingkan perusahaan asal Amerika Serikat tersebut.


Sepanjang 2025, Tesla mencatat penjualan global sekitar 1,64 juta unit, atau turun hampir 9 persen dari tahun sebelumnya. Penurunan ini menandai dua tahun berturut-turut Tesla mengalami pelemahan dalam pengiriman kendaraan.


Sebaliknya, BYD mencatat kinerja yang jauh lebih positif. Penjualan mobil listrik berbasis baterai perusahaan tersebut meningkat hampir 28 persen dan melampaui 2,25 juta unit, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar kendaraan listrik global.


Tekanan terhadap Tesla datang dari berbagai arah, mulai dari persaingan yang semakin ketat dengan produsen mobil China, hingga respons pasar yang belum sepenuhnya positif terhadap produk baru. Berakhirnya subsidi pemerintah juga turut memengaruhi penjualan, terutama pada kuartal terakhir 2025 ketika penjualan Tesla turun hingga 16 persen.


Sejumlah analis pasar telah menurunkan proyeksi penjualan Tesla untuk 2026. Sementara itu, produsen China seperti BYD, Geely, dan MG terus menarik minat konsumen global dengan menawarkan kendaraan listrik berharga lebih terjangkau.


Untuk merespons kondisi tersebut, Tesla meluncurkan versi lebih murah dari dua model terlarisnya di Amerika Serikat pada Oktober lalu, dengan harapan dapat meningkatkan kembali penjualan.


Di tengah tekanan tersebut, Elon Musk tetap menargetkan pengembangan teknologi masa depan Tesla, termasuk kendaraan otonom dan robot humanoid. Meski masih menghadapi tantangan, pengembangan teknologi ini dinilai akan menjadi faktor penting bagi arah bisnis Tesla ke depan.

Rekomendasi Berita