Mengenal Fungsi dan Kerja Crankshaft pada Mesin Mobil

KBRN, Serang:

Crankshaft atau yang dikenal juga dengan sebutan poros engkol merupakan salah satu komponen terpenting dalam sistem kerja mesin mobil. Bagian ini berfungsi mengubah gerak naik turun piston menjadi gerak putar yang selanjutnya diteruskan ke sistem penggerak kendaraan. Tanpa crankshaft, mesin tidak akan mampu menghasilkan tenaga untuk menggerakkan mobil.

Fatur, seorang mekanik bengkel di Kota Serang menjelaskan,

crankshaft memiliki peran utama sebagai penghubung tenaga dari ruang bakar menuju roda penggerak.

Baca juga:

Fungsi dan Perawatan Gearbox untuk Menjaga Kinerja Mesin

Crankshaft bekerja bersama piston dan connecting rod. Ketika pembakaran terjadi di ruang silinder, piston bergerak naik turun dan crankshaftlah yang mengubahnya menjadi putaran. Putaran inilah yang kemudian disalurkan ke transmisi hingga akhirnya mobil dapat bergerak,” ucap Fatur, Minggu (21/12/2025).

Selain mengubah gerak piston,

crankshaft juga berfungsi menjaga kestabilan putaran mesin. Komponen ini dilengkapi dengan penyeimbang atau counterweight yang berfungsi mengurangi getaran berlebih saat mesin bekerja. “Jika crankshaft bermasalah, mesin bisa bergetar, tenaga berkurang, bahkan bisa menyebabkan kerusakan serius pada komponen lain,” ujar Fatur.

Baca juga:

Fungsi dan Peran Penting Fuel Pump Untuk Mesin

Ia menambahkan, perawatan

crankshaft perlu diperhatikan oleh para pemilik kendaraan. Pemeriksaan pelumasan, kondisi oli mesin, serta perawatan rutin sangat berpengaruh terhadap usia pakai crankshaft. “Pastikan oli selalu dalam kondisi baik, karena crankshaft bekerja pada putaran tinggi. Jika pelumasan buruk, keausan akan terjadi lebih cepat,” ucapnya.

Dengan fungsi yang begitu vital,

crankshaft menjadi komponen yang tidak dapat dipisahkan dari sistem kerja mesin mobil. Pemilik kendaraan diimbau untuk selalu melakukan perawatan berkala agar performa mesin tetap optimal dan kendaraan aman digunakan dalam berbagai kondisi perjalanan.

Rekomendasi Berita