TPST Cimahi Selatan Diresmikan, Perkuat Zero to TPA

  • 10 Feb 2026 19:18 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Utama Cimahi Selatan pada Selasa, 10 Februari 2026. Fasilitas ini diharapkan memperkuat kapasitas pengolahan sampah sekaligus mengurangi ketergantungan pengangkutan ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyatakan peresmian TPST menjadi langkah konkret dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Ia menegaskan persoalan sampah harus ditangani secara sistematis agar tidak lagi menjadi ancaman lingkungan.

“TPST Utama Cimahi Selatan dirancang memiliki kapasitas pengolahan 10 hingga 15 ton sampah per hari,” kata Ngatiyana usai meresmikan TPST Utama Cimahi Selatan.


Baca Juga: Pemkab Bandung Alokasikan 10 Miliar untuk Program TMMD


Ngatiyana menegaskan kehadiran fasilitas ini melengkapi dua TPST utama yang telah beroperasi sebelumnya, yakni TPST Santiong dan TPST Lebaksaat di wilayah Cimahi Utara.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi Chanifah Listyarini menjelaskan timbulan sampah di Kota Cimahi mencapai sekitar 234 hingga 250 ton per hari dengan jumlah penduduk sekitar 584 ribu jiwa berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2025. 

“Namun tingkat pengelolaan baru mencapai sekitar 49,6 persen,” ucap Chanifah.

Menurut Chanifah, TPST Cimahi Selatan memanfaatkan bangunan eks pabrik yang tidak lagi beroperasi sehingga penyediaan fasilitas dapat dilakukan lebih cepat. “Selain pengolahan utama, fasilitas ini dilengkapi unit finishing goods untuk mengolah residu menjadi produk bernilai guna seperti refuse derived fuel (RDF),” ujarnya.

Pemerintah Kota Cimahi menargetkan fasilitas tersebut dapat memperluas layanan pengolahan sampah, khususnya bagi wilayah Cimahi Selatan yang menampung lebih dari separuh penduduk kota. Keberhasilan operasional TPST Kota Cimahi, bergantung pada partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah dari sumber.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....