Personal Branding Jadi Kunci Utama UMKM 2026
- by Mardiana Sari
- Editor Fillia Tuah Putrie
- 17 Jan 2026
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Lanskap pemasaran digital bagi pelaku UMKM dan bisnis besar mengalami pergeseran drastis. Strategi jualan langsung atau
hard selling dinilai tidak lagi efektif untuk menarik minat konsumen modern. Hal ini ditegaskan oleh Firdaus Eka Fadla, seorang AI Driven Clarity Strategist, yang menyebutkan bahwa Personal Branding kini menempati posisi nomor satu dalam strategi pertumbuhan bisnis.Menurut Firdaus, konsumen saat ini lebih cerdas dan cenderung menghindari iklan yang bersifat memaksa. Sebagai gantinya, pendekatan berbasis Storytelling menjadi senjata utama yang harus dikuasai oleh para pelaku usaha.
Menghadirkan 'Hero' dalam Bisnis
Dalam metode storytelling yang efektif, Firdaus menekankan pentingnya kehadiran sosok Hero atau pahlawan di balik sebuah brand. Sosok ini bisa berupa brand itu sendiri atau, yang lebih kuat, sang pemilik (
Owner as Hero)."Melalui konsep Owner as Hero, pemilik bisnis menceritakan perjalanan autentik mereka dalam membangun usaha. Mulai dari tantangan, kegagalan, hingga keberhasilan. Ini menciptakan koneksi emosional yang tidak bisa dilakukan oleh sekadar katalog produk," ujar Firdaus.
Konten Berdasarkan Kebutuhan, Bukan Keinginan
Lebih lanjut, Firdaus mengingatkan para pelaku UMKM agar tidak terjebak dalam ego saat memproduksi konten. Kesalahan umum yang sering terjadi adalah membuat konten berdasarkan apa yang diinginkan oleh pemilik bisnis, bukan apa yang dibutuhkan oleh audiens.
Ada dua poin utama yang ditekankan untuk menciptakan konten yang berdampak:
Relevansi
: Konten harus relate dengan kehidupan atau masalah yang dihadapi audiens.Solusi: Sajikan sesuatu yang menjawab kebutuhan mereka, sehingga audiens merasa terbantu dan terikat dengan brand tersebut.
"Jangan membuat konten berdasarkan keinginan pribadi, tapi buatlah konten berdasarkan kebutuhan audiens. Fokuslah pada bagaimana kehadiran Anda bisa menjadi solusi bagi mereka," kata Firdaus.
Dengan integrasi teknologi AI dan strategi clarity yang tepat, personal branding melalui cerita yang jujur diprediksi akan menjadi pembeda utama antara bisnis yang sekadar bertahan dengan bisnis yang tumbuh pesat di tahun ini.