Rahasia Agar Belanjaan Awet Di Kulkas

  • by Sri Yani
  • Editor Naomy Dwi Saraswati
  • 18 Jan 2026
  • Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan — Kulkas adalah peralatan penting untuk menjaga kesegaran dan keamanan bahan makanan. Dikutip dari laman Bapanas tidak semua orang tahu cara menggunakannya dengan optimal agar barang belanja awet lebih lama. Berikut adalah beberapa rahasia yang bisa Anda terapkan:

1. Kenali Zona Suhu di Kulkas:

Setiap bagian kulkas memiliki suhu yang berbeda dan berfungsi untuk jenis makanan tertentu:

- Pintu kulkas: Suhu paling hangat, cocok untuk makanan yang tidak mudah rusak seperti minuman kaleng/botol, saus kemasan, dan telur.

- Rak tengah dan bawah: Suhu stabil, ideal untuk sayuran hijau, buah-buahan segar, daging mentah yang akan segera dimasak, dan produk susu.

- Laci sayuran/buah: Dilengkapi sistem kontrol kelembapan, cocok untuk sayuran daun dan buah yang membutuhkan kelembapan tertentu agar tidak layu.

- Freezer: Suhu sangat rendah (sekitar -18°C), digunakan untuk membekukan makanan seperti daging, ikan, roti, dan makanan siap saji agar bisa bertahan berbulan-bulan.

2. Cara Penyimpanan yang Benar:

- Bungkus makanan dengan benar: Gunakan wadah kedap udara, plastik wrap, atau kantong vakum untuk mencegah kontaminasi silang dan kehilangan kelembapan. Hindari menyimpan makanan dalam wadah yang terlalu besar karena akan sulit dingin merata.

- Jangan menumpuk makanan terlalu padat: Berikan ruang antar makanan agar udara dingin bisa bersirkulasi dengan baik. Penumpukan yang terlalu banyak akan membuat kulkas bekerja lebih berat dan suhu tidak merata.

- Beri jarak dengan dinding kulkas: Jaga jarak sekitar 10-15 cm antara kulkas dengan dinding dapur agar sistem pendingin bisa bekerja optimal.

- Simpan makanan sesuai jenis: Pisahkan daging mentah dengan makanan yang sudah matang atau siap santap untuk mencegah penyebaran bakteri. Letakkan daging di rak paling bawah agar cairan yang keluar tidak menetes ke makanan lain.

3. Tips Khusus untuk Jenis Makanan Tertentu:

- Sayuran dan buah: Cuci bersih dan keringkan sebelum disimpan. Pisahkan sayuran yang menghasilkan etilen (seperti apel, pisang, tomat) dengan yang sensitif terhadap etilen (seperti selada, brokoli, stroberi) karena etilen dapat mempercepat pematangan dan pembusukan.

- Daging dan ikan: Potong sesuai porsi yang dibutuhkan sebelum dibekukan agar tidak perlu mencairkan seluruh bagian saat akan digunakan. Tandai tanggal pembekuan untuk memastikan konsumsi sesuai dengan masa simpan.

- Roti dan kue: Bungkus rapat dan simpan di freezer untuk menjaga kelembutannya. Roti yang disimpan di rak kulkas justru akan lebih cepat menjadi keras.

- Bumbu segar: Daun bawang, kemangi, atau seledri bisa dibungkus dengan kain basah atau disimpan dalam wadah berisi air sedikit agar tetap segar lebih lama.

4. Perawatan Rutin Kulkas:

- Bersihkan secara teratur: Bersihkan rak, laci, dan bagian dalam kulkas minimal sekali dalam seminggu untuk menghilangkan sisa makanan yang bisa menjadi sumber bakteri dan bau tidak sedap.

- Periksa suhu secara berkala: Pastikan suhu kulkas berada pada kisaran 0-4°C dan freezer pada -18°C agar makanan tetap aman dan awet.

- Jaga pintu kulkas tetap tertutup rapat: Hindari membuka pintu terlalu lama atau terlalu sering karena akan membuat suhu naik dan membuat kulkas bekerja lebih keras.

Dengan menerapkan rahasia di atas, Anda tidak hanya membuat bahan makanan awet lebih lama tetapi juga menghemat pengeluaran belanja dan mengurangi pemborosan makanan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita