Nasi Goreng Jalanan, Penyelamat Lapar Tengah Malam
- by Alief Sofyan
- Editor Sitti Rokayyah
- 17 Jan 2026
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Bagi banyak warga, nasi goreng gerobak bukan sekadar makanan malam. Menu ini sering menjadi tujuan saat perut mulai kosong setelah pulang kerja atau perjalanan jauh. Aroma bumbu dari pinggir jalan kerap membuat orang berhenti dan memesan sepiring nasi goreng hangat.
Keberadaan pedagang nasi goreng di kawasan Pamolokan Sumenep ini mudah dikenali. Wajan besar, api menyala, dan suara spatula yang beradu dengan wajan menjadi ciri khas. Proses memasak dilakukan terbuka. Pembeli bisa melihat langsung bahan yang digunakan dan cara pengolahannya.
Harga yang terjangkau menjadi daya tarik utama. Dengan belasan ribu rupiah, pembeli sudah mendapat porsi yang cukup mengenyangkan. Pilihan tambahan seperti telur, ayam, atau sosis membuat menu lebih bervariasi tanpa menambah biaya besar.
Sebelum memesan, banyak pembeli memperhatikan kondisi gerobak. Kebersihan menjadi faktor penting. Bahan makanan sebaiknya tersimpan tertutup dan alat masak terlihat rapi. Hal ini sering menentukan apakah pelanggan akan kembali atau tidak.
Di tengah aktivitas kota yang berjalan hingga larut malam, nasi goreng gerobak memegang peran sederhana namun nyata. Menu ini mengisi tenaga mereka yang masih bekerja atau dalam perjalanan. Ia menjadi tempat singgah sebentar untuk melepas lelah sebelum melanjutkan aktivitas malam.