RRI.CO.ID, Sintang - Super flu merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan infeksi influenza dengan gejala yang jauh lebih berat dibanding flu biasa. Penderitanya tidak hanya mengalami pilek atau batuk ringan, tetapi merasakan penurunan kondisi tubuh secara drastis hingga aktivitas sehari-hari terganggu. Penyakit ini perlu diwaspadai karena intensitas dan durasinya yang lebih lama.
Di kutip dari berbagai sumber, Ciri khusus super flu adalah demam tinggi di atas 38,5°C yang menetap dan sulit turun, disertai nyeri otot serta sendi yang hebat. Penderita juga kerap mengalami lemas ekstrem, sakit kepala parah, dan menggigil. Kondisi ini membuat tubuh terasa sangat lemah bahkan untuk melakukan aktivitas ringan.
Selain itu, super flu biasanya disertai batuk kering yang parah dan berlangsung lama, serta gangguan pernapasan seperti sesak napas atau tarikan dinding dada yang kuat. Gejala pencernaan juga dapat muncul, seperti mual, muntah, diare, dan penurunan nafsu makan secara drastis, yang semakin memperburuk kondisi tubuh.
Super flu diketahui berkaitan dengan virus influenza H3N2 subklade K yang bersifat lebih agresif. Virus ini memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi, terutama pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis. Oleh karena itu, gejala yang muncul tidak boleh dianggap sepele.
Jika mengalami demam tinggi berkepanjangan, sesak napas, atau kelelahan ekstrem, segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan. Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi serta membantu proses pemulihan, terutama bagi mereka yang termasuk dalam kelompok berisiko tinggi.
Sumber:
https://www.halodoc.com/artikel/waspada-super-flu-kenali-gejala-dan-cara-menanganinya
https://bblabkesmasmakassar.go.id/superflu-influenza-h3n2-gejala-kasus-pencegahan/