Cairkan Bantuan PIP, Warga Pekalongan Rela Antre Mengular
- by Pemkot Pekalongan : Miftahudin Teddy
- Editor Marnisa Nurdian Saritri
- 30 Des 2025
- Semarang
KBRN, Pekalongan: Ratusan pelajar dan orang tua murid dari berbagai desa antre di Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Sragi Utara, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Selasa (30/12/2025). Mereka mengantre untuk pencairan Bantuan Sosial Program Indonesia Pintar (PIP) tingkat Sekolah Dasar (SD) sederajat 2025.
Bantuan PIP dicairkan sebesar Rp225 ribu-Rp450 ribu. Warga rela antre tidak hanya terjadi di dalam kantor, tetapi juga di depan pintu masuk.
Warga tampak berjejal dan mengular hingga ke jalur Pantura. Warga yang sebagian besar berasal dari desa-desa di pesisir utara Kabupaten Pekalongan itu, rela datang sejak pagi agar mendapat nomor antrean lebih awal.
Salah satunya warga Desa Siwalan, Siti yang mengantre sejak pagi bersama anaknya yang duduk di kelas 5 SD Siwalan. Ia telah menyiapkan sejumlah berkas yang wajib dibawa, antara lain fotokopi kartu keluarga, KTP orangtua murid, dan buku tabungan Simpanan Pelajar (SimPel).
“Saya antre sudah dari jam 05.30 WIB. Bersama anak saya dan juga warga lain yang mengantar anak mereka masing-masing untuk pencairan beasiswa PIP,” katanya.
Warga penerima PIP lainnya, Nurkamila mengaku, bantuan uang tunai khusus untuk pelajar dari keluarga tidak mampu itu sangat membantu memenuhi kebutuhan sekolah. Mulai dari membeli buku tulis, seragam, pembelian lembar kerja siswa (LKS), serta perlengkapan sekolah lainnya.
“Alhamdulillah bisa digunakan untuk kebutuhan sekolah anak, beli sepatu atau seragam sekolah dan yang lainnya. Tahun ini anak saya dapat Rp450 ribu,” ujarnya.