Pengcab IMI Paser Catat Evaluasi Pelaksanaan Kejuaraan
- by Rendy Fahlepy Kusuma
- Editor Saparuddin
- 20 Nov 2025
- Samarinda
KBRN, Paser: Setelah sukses menggelar Kejurnas Road Race Motoprox pada Oktober 2025 belum lama ini, Pengurus Cabang Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Paser, sudah mengantongi beberapa catatan yang perlu di evaluasi untuk guliran event berikutnya.
Sekretaris IMI Paser, Zulkifli Kaharuddin, menerangkan catatan pertama soal keamanan di lintasan sirkuit Tana Paser yang kini hampir rampung tersebut.
Meski terbilang sukses menggelar kejuaraan kemarin, namun baginya masalah ini harus dicarikan solusinya, demi keamanan dan kenyamanan pembalap yang bertanding.
"Berkat event kemarin kami bisa tahu beberapa titik yang memang rawan. Akan kami buatkan pengaman untuk pembalap," ucap Zulkifli Kaharuddin menerangkan evaluasi.
Kemudian, soal retribusi atau penarikan parkir di area sirkuit juga akan dievaluasi kedepannya, sebab banyak masyarakat yang mengeluhkan soal parkir kendaraan roda dua dari 5000 hingga 10 ribu rupiah.
"Panitia dari IMI menarik retribusi atau uang parkir. Pengelolaannya murni diserahkan kepada pemerintah, dan dikelola oleh Dishub dengan beberapa pihak ketiga seperti ormas-ormas," katanya.
Bahkan IMI Paser juga tidak melakukan pungutan biaya bagi para pelaku UMKM yang menjajakan dagangannya.
Hanya saja, pria yang akrab disapa Zoel Kahar itu, catatan penting yang bakal menjadi evaluasi yakni soal pungutan tersebut.
"Kami akan terjun ke lapangan untuk mengevaluasi, agar kedepan lebih tertib dan lancar," ujar Zoel Kahar.
Evaluasi ini nantinya bakal menyeluruh, baik soal retribusi parkir maupun penarikan UMKM yang mendirikan stand di area sirkuit Tana Paser.
"Begitu juga dengan UMKM, ada beberapa titik yang kami akan hilangkan dan akan kami fokuskan di satu titik nanti untuk UMKM biar bisa lebih fokus," katanya.
Selain itu, Zoel juga menyampaikan persoalan akses di area paddock bakal di sterilkan dari keluar masuknya masyarakat yang tidak berkepentingan apapun.
"Kepada masyarakat khususnya penonton, di area paddock kami imbau untuk yang tidak berkepentingan agar tidak masuk area tersebut. Karena hal itu sangat mengganggu peserta, pembalap, dan juga tim untuk beraktivitas di paddock," ucap Zoel menyampaikan.
Rencananya evaluasi ini bakal diterapkan dalam pelaksanaan Bupati Paser Open Road Race yang rencananya akan digelar pada 6-7 Desember 2025 di Sirkuit Permanen, Kecamatan Tanah Grogot.