Panduan Sehat Mengonsumsi Makanan Mentah dan Matang

RRI.CO.ID,Ranai: Banyak yang mengira semua makanan harus dimasak matang agar aman dikonsumsi. Padahal, tidak selalu demikian. Ada bahan makanan yang justru lebih sehat jika dimakan mentah atau setengah matang, sementara yang lain bisa sangat berbahaya bila tidak diolah dengan benar.

Memahami perbedaan ini penting agar kita bisa menjaga kesehatan tanpa kehilangan nilai gizi dari makanan. Melansir dari

@siloamhospitals, beberapa jenis makanan aman dikonsumsi mentah atau setengah matang.

Buah dan sayur tertentu seperti selada, tomat, timun, brokoli, dan wortel aman dimakan mentah serta tetap kaya vitamin. Ikan tertentu juga aman jika menggunakan ikan sashimi grade dan diolah dengan standar higienis.

Telur pasteurisasi masih aman dikonsumsi meski kuningnya cair, dan daging merah relatif aman dimakan setengah matang karena bakteri umumnya hanya berada di permukaannya. Namun, ada juga makanan yang berbahaya jika dikonsumsi mentah.

Singkong mengandung sianida yang bisa meracuni pencernaan bila tidak dimasak hingga matang. Daging unggas sangat berisiko karena bakteri seperti salmonella dan campylobacter dapat berkembang di sela-sela daging.

Tauge yang tumbuh di lingkungan lembap rentan mengandung salmonella dan E. coli, sementara kerang dan ikan air tawar berisiko membawa infeksi cacing pita dan bakteri aeromonas. Bayam mentah juga perlu diwaspadai karena kadar oksalatnya yang tinggi dapat memicu batu ginjal.

Selain mentah, makanan yang dimasak terlalu matang juga tidak kalah berbahaya. Makanan berbahan dasar tepung atau pati seperti roti dan kentang bisa membentuk zat karsinogenik jika dimasak pada suhu terlalu tinggi.

Selain itu, setiap minyak memiliki titik asap berbeda. Minyak wijen dan minyak kelapa sebaiknya tidak digunakan untuk menggoreng karena mudah rusak pada suhu tinggi. Makanan yang mengandung glukosa tinggi seperti kecap, saus sambal, dan saus tiram juga berbahaya jika dimasak dengan panas berlebih.

Tanpa disadari, banyak cara makan dan memasak yang kurang sehat sudah menjadi kebiasaan sejak kecil. Karena itu, penting bagi kita untuk mulai lebih sadar terhadap cara mengolah makanan yang tepat.

Rekomendasi Berita