UKM Kurma Manfaatkan Peluang Digital Jelang Ramadan
- by Ega Dwiyanti
- Editor Aditya Abrianto
- 18 Jan 2026
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Menjelang momentum bulan suci Ramadan, pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di sektor pangan halal mulai memaksimalkan peluang pasar. Ramadan dinilai tidak hanya sebagai bulan ibadah, tetapi juga menjadi periode strategis peningkatan konsumsi masyarakat.
Owner Ning's Store, Heni Megawati, mengungkapkan permintaan kurma dan oleh-oleh umrah haji mengalami lonjakan setiap memasuki Ramadan. Selain kebutuhan konsumsi pribadi, kurma juga banyak dipesan sebagai parsel untuk keluarga, instansi, hingga perusahaan.
“Permintaan mulai naik sejak awal Ramadan, bahkan ada instansi yang memesan dalam jumlah besar. Biasanya untuk dibagikan kepada karyawan,” ujar Heni dalam Dialog Ekonomi Digital di Pro 1 RRI Palembang, Jumat 16 Januari 2026.
Usaha yang dirintis sejak masa pandemi Covid-19 tersebut awalnya mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut melalui grup WhatsApp. Seiring perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen, Ning Store mulai merambah pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace.
Menurut Heni, digitalisasi memberikan dampak besar terhadap pengenalan produk dan perluasan pasar. Kini, jangkauan pasarnya hingga luar daerah seperti Bangka Belitung dan Lampung.
Namun Heni mengaku masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, terutama terkait literasi digital, pengemasan produk, serta pengiriman barang. "Masuk ke digital itu memang harus banyak belajar, mulai dari cara promosi, pengemasan sampai memahami ekspedisi,” katanya.
Selain kurma, Ning's Store juga menyediakan berbagai produk oleh-oleh umrah dan haji seperti kacang-kacangan, cokelat, air zamzam, hingga souvenir. Menjelang Ramadan, strategi yang dilakukan antara lain pemberian promo, free ongkir serta kerja sama dengan reseller.
Heni menilai, branding dan kemasan menjadi faktor penting dalam menarik minat konsumen digital. Kesalahan kecil seperti perbedaan kemasan dapat memengaruhi kepercayaan pelanggan, sehingga menjadi pelajaran berharga dalam pengembangan usaha ke depan.
Ia juga mendorong pelaku UKM produk pangan halal lainnya agar tidak ragu memanfaatkan peluang digital, terutama menjelang Ramadan. Momentum Ramadan diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan UKM lokal, sekaligus memperkuat peran ekonomi digital dalam mendukung keberlanjutan UKM di Sumsel.