Raja Salman Jalani Pemeriksaan Medis di Riyadh

RRI.CO.ID, Riyadh - Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dilaporkan tengah menjalani pemeriksaan medis di sebuah rumah sakit di ibu kota Riyadh. Hal itu diungkap Kerajaan Arab Saudi pada Jumat, 16 Januari 2026 dalam laporan AFP mengutip laporan media pemerintah SPA.

"Penjaga Dua Masjid Suci (Raja Salman-red) semoga Allah melindunginya. Raja Salman sedang menjalani pemeriksaan medis hari ini di Rumah Sakit Spesialis Raja Faisal di Riyadh," kata istana dalam sebuah pernyataan yang dibagikan di media pemerintah.

Sementara, Reuters dalam laporannya menulis hasil pemeriksaan medis terhadap Raja Salman yang berusia 90 tahun itu disebut meyakinkan. Raja Salman dikatakan terlihat memimpin rapat kabinet pada Selasa, 13 Januari 2026 menurut kantor berita negara SPA.

Istana Kerajaan tidak mengindikasikan bahwa tes yang dilakukan saat ini terkait dengan masalah kesehatan baru apa pun, tulis Gulf News dalam laporannya. Raja Salman adalah penguasa ketujuh Arab Saudi dan naik takhta setelah wafatnya mendiang Raja Abdullah bin Abdulaziz.

Raja Salman adalah putra ke-25 dari Raja pendiri Abdulaziz Al Saud dan telah lama dianggap sebagai penjaga utama urusan keluarga kerajaan. Lahir di Riyadh pada 1935, Raja Salman menerima pendidikan awalnya di Sekolah Pangeran di Riyadh, yang didirikan Raja Abdulaziz untuk mendidik putra-putranya.

Raja Salman telah bertahta sejak 2015, meskipun putranya Mohammed bin Salman diangkat menjadi putra mahkota pada tahun 2017 dan bertindak sebagai penguasa de facto. Kesehatan Raja Salman menjadi perhatian dunia dalam beberapa tahun terakhir.

Raja Salman sempat dirawat di rumah sakit pada Mei 2022, ia menjalani kolonoskopi dan tinggal selama lebih dari seminggu untuk tes lain dan istirahat sejenak. Kemudian, ia kembali dirawat pada 2024, saat itu Istana Kerajaan Arab Saudi mengatakan Raja Salman menderita infeksi paru-paru dan telah sembuh.

Selain, pada Maret 2022 Raja Salman juga penah dirawat di rumah sakit untuk menjalani tes medis yang berhasil dan untuk mengganti baterai alat pacu jantungnya. Serta, media pemerintah pernah melaporkan Raja Salman menjalani operasi pengangkatan kantung empedu pada tahun 2020.


Rekomendasi Berita