Sri Mulyani Resmi Ditunjuk, Simak Sejarah Gates Foundation
- by Mosita
- Editor Rini Hairani
- 14 Jan 2026
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta:
Gates Foundation milik Bill Gates resmi menunjuk mantan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, menjadi anggota governing board. Apa itu Gates Foundation?Kemudian, bagaimana sejarahnya? Mengapa pengaruhnya begitu besar secara global? Simak ulasannya berikut ini:
Pemilik yayasan ini adalah Bill Gates, pendiri Microsoft, bersama istrinya Melinda Gates, dalam upaya kemanusiaan global secara konsisten. Keyakinan mendirikan yayasan terbentuk dari pengalaman mereka sejak kecil, menyaksikan orang tua aktif terlibat dalam kegiatan kemanusiaan.
Menurut mereka, setiap manusia memiliki potensi jika diberikan kesempatan hidup yang adil, setara, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Namun, faktor kelahiran dan lingkungan seringkali menjadi hambatan utama seseorang dalam mencapai potensi hidup sepenuhnya dengan adil.
Ketidakadilan ini mendorong mereka memanfaatkan kekayaan Microsoft demi menciptakan peluang hidup setara bagi semua orang di dunia. Keputusan awal diwujudkan secara sederhana dengan menyumbangkan komputer ke perpustakaan agar akses teknologi publik bisa terbuka luas.
Seiring mereka melangkah dan membaca lebih banyak, pandangan mereka terbuka terhadap ketidaksetaraan yang terjadi di negara berkembang. Kisah jutaan anak meninggal akibat penyakit sederhana mengguncang nurani mereka sebagai orang tua muda penuh empati mendalam.
Bill mengirim sebuah artikel kepada ayahnya, disertai catatan singkat bertuliskan, “
Dad, maybe we can do something about this?”. Pesan itu berartikan “Ayah, mungkin kita bisa melakukan sesuatu tentang ini,”.Delapan kata yang mengubah hidup mereka selamanya. Sejak saat itu, mereka belajar dengan para ahli, penduduk lokal, dan meneliti penyakit serta kemiskinan secara mendalam.
Mereka juga memperluas pekerjaan di Amerika Serikat. Mereka ingin memastikan kesempatan belajar yang setara bagi setiap siswa secara menyeluruh.
Dengan bertambahnya komitmen yang kian menguat, mereka memindahkan saham Microsoft senilai 20 miliar dolar AS ke yayasan. Langkah ini menjadikan yayasan mereka terbesar sekaligus paling ambisius dalam sejarah filantropi modern di seluruh dunia saat ini.
Mereka bekerja bersama mitra di berbagai belahan dunia untuk menghadapi tantangan besar serta meningkatkan kualitas hidup manusia nyata. Fokus Gates Foundation mencakup kesehatan, kesetaraan gender, pembangunan global, dan pendidikan sebagai pilar utama perubahan dunia saat ini.
Upaya ini dijalankan melalui jaringan penerima hibah dan mitra di Amerika Serikat serta lebih dari 130 negara luas. Wilayah kerja mereka termasuk Afrika, China, Asia Timur, Eropa, India, dan Timur Tengah, dengan keterlibatan langsung komunitas lokal.
Kolaborasi lintas kawasan menghasilkan berbagai intervensi kesehatan dan pembangunan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat global luas. Dampak tersebut tercermin dari penurunan angka kematian anak global sebagai indikator keberhasilan kolaborasi selama dua dekade terakhir.
Melalui Gates Foundation, mereka membangun dunia lebih sehat dan produktif secara inklusif, adil, dan berkelanjutan bagi semua manusia. Komitmen mereka memastikan peluang setara bagi setiap manusia tanpa batas geografis di seluruh dunia secara merata dan berkelanjutan. (Edelweis Davina Muchtar)