Manfaat Bawang Putih untuk Jantung dan Kesehatan Tubuh
- by Ruslina Mohi
- Editor Budi Akantu
- 18 Jan 2026
- Gorontalo
RRI.CO.ID,Gorontalo - Bawang putih dikenal luas sebagai salah satu rempah dapur dengan aroma menyengat, namun di balik baunya yang khas, tersimpan segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. Dilansir dari AloDokter.com, bawang putih telah lama dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol, menjaga kesehatan jantung, hingga melindungi fungsi pembuluh darah dan otak.
Manfaat bawang putih berasal dari kandungan zat aktif di dalamnya, terutama
allicin, yang terbentuk saat bawang putih dihancurkan atau dikunyah. Zat inilah yang memberikan berbagai efek baik bagi tubuh. Agar khasiat bawang putih dapat diperoleh secara maksimal, cara konsumsinya pun perlu diperhatikan.Bawang putih dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk, mulai dari dimakan mentah, dimasak bersama bahan makanan lain, hingga dikonsumsi dalam bentuk suplemen. Namun, makan bawang putih mentah dinilai lebih menguntungkan karena kandungan nutrisinya masih utuh. Pasalnya, sebagian zat aktif bawang putih dapat berkurang bahkan hilang jika diolah pada suhu di atas 60 derajat Celsius.
Beragam Manfaat Bawang Putih bagi Kesehatan
Berikut sejumlah manfaat bawang putih bagi kesehatan yang perlu diketahui masyarakat:
Menurunkan Kadar Kolesterol
Konsumsi bawang putih secara rutin diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL. Kandungan allicin di dalamnya berperan dalam menghambat pembentukan kolesterol di hati. Beberapa studi juga menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol total, meskipun penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memastikan efektivitasnya secara menyeluruh.
Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Bawang putih juga bermanfaat dalam membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Allicin dalam bawang putih dipercaya mampu merilekskan pembuluh darah dan melancarkan aliran darah, sehingga tekanan darah dapat lebih stabil. Meski demikian, manfaat ini perlu diimbangi dengan pola hidup sehat seperti olahraga teratur, menjaga berat badan, mengelola stres, serta tidur yang cukup.
Mencegah Penyakit Jantung
Karena mampu mengontrol tekanan darah dan kadar kolesterol, bawang putih turut berperan dalam menurunkan risiko penyakit jantung. Kolesterol yang terkendali dapat mencegah penyumbatan pembuluh darah, sementara tekanan darah yang stabil membantu jantung bekerja lebih optimal. Selain itu, bawang putih juga memiliki sifat antitrombotik yang dapat mencegah penggumpalan darah.
Mencegah Gangguan Fungsi Otak
Manfaat bawang putih juga dirasakan dalam menjaga kesehatan otak. Tekanan darah dan kolesterol yang tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil di otak dan meningkatkan risiko penyakit Alzheimer serta demensia. Dengan menjaga kedua faktor tersebut tetap normal, bawang putih dapat membantu melindungi fungsi berpikir dan daya ingat.
Mengatasi Sakit Maag
Sebuah studi berskala kecil menunjukkan bahwa suplemen bawang putih berpotensi mencegah sakit maag akibat infeksi bakteri Helicobacter pylori. Kandungan allicin yang bersifat antibakteri diyakini mampu melawan bakteri tersebut. Meski begitu, temuan ini masih membutuhkan penelitian lanjutan dalam skala lebih besar.
Mencegah Kanker Lambung
Infeksi Helicobacter pylori yang tidak ditangani dapat memicu sakit maag kronis hingga kanker lambung. Berdasarkan hasil penelitian, konsumsi suplemen bawang putih dinilai dapat membantu mencegah infeksi bakteri tersebut. Namun, manfaat ini tetap perlu dikaji lebih lanjut, terutama terkait keamanan konsumsi pada penderita gangguan lambung.
Meredakan Flu dan Pilek
Bawang putih juga dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan infeksi virus. Kandungan allicin memiliki sifat antivirus yang dinilai efektif melawan virus penyebab flu dan pilek. Meski demikian, sebagian besar penelitian masih dilakukan di laboratorium, sehingga uji klinis lebih lanjut masih diperlukan.
Mencegah Risiko Kanker
Selain kanker lambung, bawang putih juga dipercaya dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker lain, seperti kanker payudara, kanker usus besar, kanker paru-paru, dan kanker pankreas. Kandungan antioksidan dan sifat antikanker dalam allicin menjadi faktor utama, meskipun efektivitasnya masih perlu diteliti lebih lanjut.
Cara Aman Mengonsumsi Bawang Putih
Cara terbaik mendapatkan manfaat bawang putih adalah dengan mengonsumsinya dalam kondisi mentah. Takaran yang dianjurkan adalah
1–2 siung per hari. Bawang putih juga dapat dikonsumsi dengan campuran madu atau difermentasi, yang dipercaya dapat meningkatkan efek antioksidan dan antibakterinya.Meski bermanfaat, konsumsi bawang putih berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti mual, diare, perut kembung, hingga asam lambung naik. Bagi orang yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah atau baru menjalani operasi, disarankan tidak mengonsumsi bawang putih lebih dari tiga siung per hari karena berisiko menyebabkan perdarahan.
Untuk mengurangi bau mulut setelah mengonsumsi bawang putih, disarankan menggosok gigi, berkumur dengan obat kumur, membersihkan lidah, serta mengunyah daun mint atau permen karet. Konsumsi buah dan sayur juga dapat membantu menetralisir bau.
Dengan berbagai manfaat yang dimilikinya, bawang putih tetap menjadi salah satu bahan alami yang patut dipertimbangkan sebagai pendukung kesehatan. Selama dikonsumsi dengan cara dan takaran yang tepat, bawang putih dapat memberikan manfaat besar tanpa perlu khawatir akan efek samping yang berlebihan.
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-font-kerning:1.0pt; mso-ligatures:standardcontextual; mso-fareast-language:EN-US;}