Inilah Komoditas Penyumbang Besaran Inflasi Gorontalo
- by Pemprov Gorontalo : Rosyid Ashar
- Editor Budi Akantu
- 5 Jan 2026
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo - Sejumlah komoditas dominan memberikan sumbangan inflasi y-on-y sebesar 2,52 persen di Gorontalo pada Desember 2025.
Komoditas tersebut adalah emas perhiasan, bawang merah, beras, ikan cakalang/ ikan sisik, ikan layang/ ikan benggol, sigaret kretek mesin (SKM), daging ayam ras, nasi dengan lauk, kopi bubuk, dan telur ayam ras.
“Sedangkan komoditas yang memberikan sumbangan deflasi y-on-y, antara lain tomat, sabun detergen bubuk, telepon seluler, cumi-cumi, terong, kangkung, ikan tuna, bawang putih, minyak goreng, dan kemiri,” kata Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo Dwi Alwi Astuti saat mengumumkan rilis Berita Resmi Statistik, Senin (5/1/2026).
Sedangkan komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi m-to-m (sebesar 0,88 persen) pada Desember 2025, antara lain bawang merah, cabai rawit, daging ayam ras, telur ayam ras, emas perhiasan, cumi-cumi, nasi dengan lauk, kangkung, ikan tuna, dan makanan hewan peliharaan. Sedangkan komoditas yang memberikan andil/ sumbangan deflasi m-to-m, antara lain: tomat, beras, ikan layang, terong, ikan selar/ ikan tude, angkutan udara, daun bawang, jeruk nipis, ketimun, dan sabun detergen bubuk.
Di deoab awak media, Dwi Alwi Astuti juga mengungkapkan bahwa pada Desember 2025 kelompok pengeluaran yang memberikan sumbangan inflasi y-on-y yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,56 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,67 persen; kelompok transportasi sebesar 0,17 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,17 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,09 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,07 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,03 persen; dan kelompok kesehatan mendekati 0 persen. Sementara itu, kelompok yang memberikan sumbangan deflasi y-on-y yaitu; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,15 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,07 persen; dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,02 persen.
Sebelumnya diberitakan perkembangan harga berbagai komoditas pada Desember 2025 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Gorontalo, pada Desember 2025 terjadi inflasi y-on-y sebesar 2,52 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,60 pada Desember 2024 menjadi 109,29 pada Desember 2025. Selain itu,
Provinsi Gorontalo mengalami deflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,88 persen dan inflasi year to date (y-to-d) sebesar 2,52 persen. (mcgorontaloprov)