Gerebek Barak Narkoba, Personel Polsek Medan Dapat Perlawanan

RRI.CO.ID, Deli Serdang - Personel Polsek Medan Tembung mendapat perlawanan saat menggerebek barak narkoba di Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Tepatnya, di pinggiran rel kereta api, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah pelaku berikut barang bukti. Termasuk senapan angin yang digunakan menyerang aparat.

Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan penggerebekan dilakukan pada Sabtu (17/1/2026) sore. Saat petugas memasuki lokasi, mereka mendapat perlawanan berupa pelemparan batu dari para pelaku.

“Personel Polsek Medan Tembung berhasil mengamankan pelaku narkoba. Di tempat ini terdapat barak narkoba, kartel narkoba, dan loket-loket narkoba. Namun, petugas mendapatkan pelemparan dan perlawanan,” kata Calvijn dalam keterangannya, Minggu, 18 Januari 2026.

Usai kejadian tersebut, polisi kembali mendatangi lokasi pada malam harinya untuk melakukan penindakan lanjutan. Aparat kemudian memusnahkan barak-barak narkoba yang berdiri di sepanjang pinggiran rel kereta api.

Dalam operasi lanjutan itu, polisi kembali mengamankan empat orang. Mereka diamankan karena diduga terlibat penyerangan terhadap petugas.

“Total ada delapan orang yang kami amankan beserta barang bukti narkoba lainnya. Kami juga menemukan senapan angin yang digunakan untuk menembak petugas saat pengamanan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh kepolisian, para pelaku diduga telah merencanakan penyerangan terhadap aparat apabila dilakukan penggerebekan. “Kami mendapat informasi bahwa mereka sepakat, jika ada petugas datang, wajib diserang," kata mantan Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut itu.

"Ini tidak boleh terjadi lagi, tidak boleh ada oknum masyarakat yang menghalangi atau melawan petugas dalam pemberantasan narkoba. Jika itu terjadi, kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur,” ujar Calvijn.

Kapolsek Medan Tembung Kompol Ras Maju Tarigan membenarkan adanya penyerangan terhadap anggotanya saat penggerebekan. Meski demikian, ia memastikan tidak ada personel yang mengalami luka.

“Syukurlah tidak ada yang terluka, hanya dilempari batu,” kata Ras Maju. Ia menambahkan, lokasi tersebut memang merupakan barak-barak yang digunakan untuk peredaran narkoba.

Dalam penindakan bersama Polrestabes Medan, barak-barak tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar. “Kita bekerja sama dengan KAI, lurah, dan pihak terkait untuk memusnahkan barak-barak itu,” katanya.

Rekomendasi Berita