Pentingnya Menggunakan Helm Standar Saat Berkendara

KBRN, Boven Digoel: Helm merupakan perlengkapan keselamatan paling penting bagi pengendara sepeda motor. Meski terlihat sederhana, helm memiliki peran besar dalam melindungi kepala dari benturan saat terjadi kecelakaan. Sayangnya, masih banyak pengendara yang mengabaikan penggunaan helm atau memilih helm tanpa standar keamanan yang jelas. Padahal, menggunakan helm standar bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga kebutuhan dasar demi keselamatan diri. Berikut penjelasan mengapa penggunaan helm standar sangat penting bagi setiap pengendara.

Pertama, helm melindungi kepala dari benturan keras, yang merupakan penyebab utama cedera fatal dalam kecelakaan lalu lintas. Kepala adalah bagian tubuh yang paling rentan karena melindungi otak. Ketika terjadi tabrakan atau pengendara terjatuh, benturan bisa terjadi dengan sangat cepat dan keras. Helm standar yang telah lulus uji keselamatan, seperti SNI, DOT, atau ECE, dirancang untuk menyerap energi benturan sehingga meminimalkan risiko cedera serius, gegar otak, hingga kematian.

Kedua, helm standar memiliki struktur yang jauh lebih aman dibanding helm non-standar. Helm standar memiliki tiga lapisan penting: lapisan luar (outer shell) yang kuat dan tahan bentur, lapisan busa EPS yang dirancang menyerap energi, serta lapisan dalam yang memberikan kenyamanan. Ketiga komponen ini bekerja bersama untuk melindungi kepala dari benturan dan gesekan. Helm non-standar biasanya hanya memiliki lapisan tipis yang tidak mampu meredam benturan, sehingga sangat berbahaya jika digunakan di jalan.

Ketiga, penggunaan helm standar dapat membantu mencegah cedera wajah dan leher. Beberapa jenis helm, seperti full face dan modular, dilengkapi pelindung dagu (chin guard) yang berfungsi mencegah cedera pada bagian rahang dan wajah. Selain itu, helm juga menjaga posisi kepala agar tetap stabil saat terjadi goncangan, sehingga mengurangi risiko cedera leher yang bisa berbahaya.

Keempat, helm berfungsi sebagai perlindungan dari cuaca dan lingkungan sekitar. Saat berkendara, pengendara rentan terhadap paparan debu, angin kencang, panas matahari, hingga air hujan. Visor helm standar dapat melindungi mata dari gangguan tersebut sehingga pengendara tetap fokus dan nyaman. Helm juga membantu mengurangi suara angin berlebihan yang bisa menyebabkan kelelahan.

Kelima, helm membantu meningkatkan konsentrasi dan kenyamanan saat berkendara. Helm standar yang pas di kepala membantu mengurangi kebisingan, menjaga suhu kepala tetap stabil, dan memberikan rasa aman. Kenyamanan ini sangat penting karena pengendara yang fokus dan rileks akan lebih mampu mengantisipasi kondisi jalan dan risiko yang mungkin terjadi.

Keenam, penggunaan helm standar merupakan kewajiban hukum. Pemerintah mewajibkan pengendara dan penumpang motor menggunakan helm berstandar SNI. Pelanggaran terhadap aturan ini tidak hanya berpotensi terkena sanksi tilang, tetapi juga menunjukkan kurangnya kesadaran akan keselamatan. Aturan ini dibuat bukan untuk membatasi kebebasan pengendara, melainkan untuk melindungi masyarakat dari risiko kecelakaan.

Ketujuh, penggunaan helm standar memberikan perlindungan jangka panjang. Helm yang baik tidak hanya melindungi saat kecelakaan, tetapi juga membantu menjaga kesehatan tubuh, seperti mencegah masuk angin, keluhan pada mata, dan gangguan konsentrasi.

Secara keseluruhan, menggunakan helm standar saat berkendara adalah langkah sederhana namun sangat penting untuk keselamatan. Helm bukan sekadar aksesori, melainkan pelindung utama bagi kepala dan keselamatan nyawa. Dengan membiasakan diri menggunakan helm yang benar dan sesuai standar, kita turut menciptakan budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab di jalan raya.

Rekomendasi Berita