Startup AS Bangun Hotel Bulan Pertama Dunia

RRI.CO.ID, Bogor - Rencana pembangunan hotel pertama di Bulan kembali mencuri perhatian publik global. Startup asal California, Galactic Resource Utilization Space (GRU Space), yang didirikan Skyler Chan, mengumumkan ambisi tersebut dengan dukungan teknologi dari NVIDIA dan SpaceX. Informasi ini disampaikan melalui unggahan akun Instagram @unexplnd dan dilansir dari media Observer sebagai sumber data utama.

Skyler Chan, founder GRU Space yang masih berusia 22 tahun, menargetkan proyek hotel luar angkasa ini sebagai langkah awal masuknya sektor pariwisata ke ekosistem Bulan. Proyek ini diklaim sebagai hotel komersial pertama yang dirancang khusus untuk aktivitas wisata dan riset non-pemerintah.

Menariknya, untuk dapat melakukan reservasi awal, calon tamu hanya perlu membayar uang muka mulai dari Rp4 miliar. Skema ini disebut sebagai bentuk komitmen awal sekaligus validasi minat pasar terhadap pariwisata luar angkasa yang selama ini dianggap eksklusif dan futuristik.

Hotel di Bulan tersebut direncanakan mulai menerima tamu pada tahun 2032. Dalam tahap awal, fasilitas akan difokuskan pada kebutuhan dasar astronot sipil, peneliti, serta wisatawan kelas premium yang ingin merasakan pengalaman tinggal di luar angkasa dalam waktu terbatas.


Chan menyampaikan bahwa selama ini eksplorasi luar angkasa masih didominasi oleh pemerintah dan korporasi besar. Melalui GRU Space, ia berharap industri pariwisata dapat menjadi pemain ketiga yang membuka akses lebih luas sekaligus mempercepat inovasi di sektor antariksa.

Dukungan dari NVIDIA dan SpaceX dinilai krusial dalam pengembangan proyek ini, terutama dalam aspek komputasi, simulasi, serta sistem transportasi ke Bulan. Kolaborasi tersebut juga memperkuat kredibilitas GRU Space di mata investor dan publik internasional.

Jika proyek ini terealisasi sesuai rencana, hotel Bulan bukan hanya menjadi simbol kemajuan teknologi, tetapi juga penanda era baru pariwisata antariksa. GRU Space membuka peluang bahwa masa depan liburan manusia tidak lagi terbatas di Bumi, melainkan telah meluas hingga ke orbit dan permukaan Bulan.

Rekomendasi Berita