Korea Selatan Buka Beasiswa Negara Khusus Pengungsi Global
- by Meta Fajar Wallinda
- Editor Nurul Mahfud
- 15 Jan 2026
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pemerintah Korea Selatan membuka skema beasiswa negara yang secara khusus diperuntukkan bagi pengungsi. Kebijakan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Pendidikan Korea Selatan, Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), serta Kementerian Kehakiman pada 15 Januari. Inisiatif ini menjadi langkah konkret dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi kelompok rentan di tingkat global.
Melalui kesepakatan tersebut, Kementerian Pendidikan membentuk jalur seleksi baru dalam program Global Korea Scholarship. Jalur ini memungkinkan lima mahasiswa pengungsi yang direkomendasikan UNHCR untuk menempuh pendidikan di Korea Selatan setiap tahunnya. Program ini dirancang untuk jenjang pascasarjana dan akan mulai menerima angkatan pertama pada semester September mendatang.
Proses seleksi dilakukan secara berlapis, dengan penilaian akademik oleh universitas tujuan dan National Institute for International Education. Sementara itu, Kementerian Kehakiman bertanggung jawab atas penetapan status pengungsi serta pengelolaan imigrasi dan izin tinggal peserta program. Pengumuman resmi terkait pendaftaran dijadwalkan terbit pada Februari.
Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh dukungan komprehensif, meliputi pembebasan biaya kuliah, pelatihan bahasa Korea, tiket perjalanan internasional, serta tunjangan biaya hidup. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa pengungsi beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial di Korea Selatan.
Program ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Korea Selatan dalam forum global pengungsi PBB pada 2023, sekaligus melengkapi tradisi panjang beasiswa pemerintah bagi mahasiswa internasional yang telah berjalan sejak 1967. Melalui pendidikan, Korea Selatan memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan manusia, pemberdayaan pengungsi, dan pembagian tanggung jawab internasional secara berkelanjutan.