Main Game Ternyata Baik untuk Tingkatkan Kreativitas

  • by
  • Editor Galih Prihantoro
  • 17 Jan 2026
  • Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Bermain game sudah menjadi aktivitas yang umum dilakukan oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Game dapat dimainkan secara offline maupun online dengan genre yang beragam, baik singleplayer maupun multiplayer.

Selama ini, bermain game sering dianggap sebagai kegiatan yang hanya membuang waktu dan tidak memberikan manfaat nyata. Namun, seiring berkembangnya riset dan laporan berbasis data, pandangan tersebut mulai mengalami perubahan.

Dikutip dari laporan studi global yang dipublikasikan oleh Entertainment Software Association melalui theesa.ca, mayoritas pemain game melaporkan adanya manfaat positif dari aktivitas bermain game.

Studi tersebut menunjukkan bahwa pemain merasa game membantu meningkatkan kreativitas, kecepatan pengambilan keputusan, serta kemampuan kerja sama tim, terutama dalam game multiplayer.

Dalam aspek kreativitas, game mendorong pemain untuk berpikir strategis dan mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi. Proses ini melatih kemampuan berpikir fleksibel dan imajinatif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, situasi permainan yang dinamis membuat pemain terbiasa memproses informasi secara cepat dan tepat. Hal ini berkontribusi pada peningkatan fungsi kognitif otak, khususnya dalam pengambilan keputusan di bawah tekanan.

Melalui game multiplayer, pemain juga belajar pentingnya komunikasi, koordinasi, dan pembagian peran untuk mencapai tujuan bersama.

Dengan demikian, bermain game tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana pengembangan keterampilan kognitif dan sosial apabila dilakukan secara seimbang.


Rekomendasi Berita